MUNGKID - Bus terguling di Desa Ringinanom, Tempuran, Kabupaten Magelang, berhasil dievakuasi. Proses evakuasinya membutuhkan waktu satu seperempat jam. Mulai pukul 15.40 sampai 16.59 menggunakan mobil derek. Bus yang semula menutup akses jalan, sudah bisa dilalui oleh kendaraan dengan lancar.
Berdasarkan pantauan, ekor bus dengan nomor polisi (nopol) AA 7504 QA itu tampak ringsek. Setelah menabrak pembatas parit. Begitu pula bodi bus bagian depan. Kaca-kaca terlihat pecah dan berceceran di jalan raya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Kapolsek Tempuran Iptu Kamidi menjelaskan, bus itu semula berangkat dari arah Tempuran menuju Borobudur untuk mengantar-jemput karyawan pabrik. Dia menyebut, sopir bernama Lukman itu diketahui baru pertama kali mengendarai bus tersebut.
Kamidi menduga, sopir belum sepenuhnya mengetahui kondisi bus. Padahal, bus tersebut sudah bertahun-tahun digunakan untuk menjemput para karyawan. "Alhamdulillah saat ini jalur sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat," terangnya usai evakuasi, Senin sore (7/8).
Kejadian tersebut memang sempat membuat arus lalu lintas dialihkan dan macet. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00. Dia memprediksi, kerugian materil yang dialami sekitar Rp 2 juta. (aya)
Editor : Amin Surachmad