RADAR JOGJA - Empat SMP negeri di Kabupaten Purworejo direvitalisasi menggunakan DAK dari pusat. Tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo mendapatkan DAK Rp 7,04 miliar.
Adapun sejumlah sekolah tersebut antara lain, SMP N 10 Purworejo (Grabag) yang diperbaiki antara lain sembilan ruang kelas dan sejumlah ruang lain. Selain itu, meninggikan lantai ruangan kelas hingga mengganti kusen sampai atap. SMP N 32 Purworejo (Kemiri) yang diperbaiki toilet, kamar mandi, sejumlah ruang kelas, ruang guru, dan ruang ibadah.
Kemudian, SMP N 35 Purworejo (Bayan) dilakukan rehab satu ruang laboratorium komputer dan SMP N 42 Purworejo (Bruno) direhab dua toilet, delapan ruang kelas, ruang guru dan kepala sekolah, UKS, dan ruang tata usaha.
"Keempat sekolah tersebut langsung ditunjuk dari pusat sehingga Dindikbud Purworejo hanya sebagai pelaksana saja. Proses pengerjaan sudah dilakukan sejak Juni 23 lalu," kata Kabid Pendidikan SMP, Dindikbud Purworejo Paryono Minggu (6/8/2023).
Paryono menyampaikan, pemilihan sekolah tersebut berdasarkan pada data dapodik terkait data tenaga guru, siswa, hingga sarpras sekolah. Hal itu rutin diunggah rutin oleh pihak sekolah.
Diungkapkan, revitalisasi di SMP N 10 Purworejo mendapat anggaran Rp 3,37 miliar, di SMP N 32 Purworejo Rp 1,5 miliar, SMP N 35 Purworejo Rp 253 juta, dan SMP N 42 Purworejo Rp 1,67 miliar. Dia berharap, proses revitalisasi bangunan sekolah tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Terkait penyusuan anggaran, pihaknya menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Purworejo. Paryono menyebut, dana Rp 7,04 miliar tersebut hanya Rp 6,9 miliar yang digunakan dan sisanya tetap berada di kas negara. "Rp 6,9 miliar itu untuk revitalisasi, perencanaan, tender, rakor, hingga dan SPPD," tandas dia. (han/pra)
Editor : Heru Pratomo