Sementara pada tahun sebelumnya, waktu tempuh half marathon women's category ini 1 jam 49 menit 53 detik. Adapun perlombaan Borobudur Marathon 2022 kategori ini diikuti pelari umum dengan sistem ballot.
Sebanyak 4.552 pelari dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang ini. Dengan start dan finish di Taman Lumbini kompleks Candi Borobudur.
Sepanjang rute yang ditetapkan, ada beberapa cheering di beberapa titik. Mereka berasal dari sekolah-sekolah di kawasan Borobudur. Baik guru maupun murid, turut menyemangati para pelari dengan penampilan seninya. Para pelari tampak menikmati setiap kilometernya.
Ai berhasil menaklukkan rute dalam kurun waktu 1 jam 30 menit 05 detik. Dia mengaku, tidak menargetkan harus naik podium. Perempuan 22 tahun ini hanya berlari dengan santai.
"Benar-benar lari happy, banyak cheering. Jadi, tidak berasa kok tiba-tiba sudah sampai di kilometer 16," katanya, Minggu (13/11).
Menurutnya, kunci untuk menaklukkan rute adalah latihan dan istirahat disiplin. Tak lupa juga harus menjaga pola makan. Semua ini untuk menjaga stamina saat berlari.
Dalam maraton kali ini, Ai mengakui adanya tantangan tersendiri. Berupa kontur jalan yang terdiri dari tanjakan dan turunan yang curam. Apabila tak memiliki strategi, maka akan menguras stamina.
"Yang penting selamatkan kaki terlebih dahulu. Rasanya nggak nyangka (bisa podium 1)," ujarnya.
Sementara itu, pemenang podium pertama Khairullah mengaku baru kali pertama mengikuti half marathon di Borobudur. Biasanya dia hanya mengikuti kategori 5 kilometer atau 10 kilometer.
Dia menyebut, ada rute yang dinilai menantang. Terutama saat tanjakan dan turunan. Khairullah berharap, tahun depan bisa mengikuti kembali ajang ini pada kategori marathon.
"Tapi, saya merasa asik. Ada masyarakat yang memberikan semangat. Saya tidak biasa seperti itu," bebernya.
Komite Borobudur Marathon Budiman Tanuredjo menuturkan rute pada perlombaan ini dimanjakan dengan area yang clean dan clear. Menurutnya, hal itu menjadi kontribusi dari semua pihak yang patut siapresiasi. Dengan begitu, perlombaan dapat berjalan dengan baik.
Budiman menuturkan tahun depan jumlah peserta akan ditambah. Selain itu juga menjalin relasi dengan beberapa kota dan kabupaten lainnya. Ini juga sebagai wujud pembinaan atlet lari usia muda.
"Dengan begitu, akan muncul kader-kader lari baru di kategori marathon. Kategori young talent kemarin mengambil jarak 10 kilometer dengan catatan waktu 34 menit. Ini sesuatu yang luar biasa," katanya.
Perlu diketahui, juara pertama nomor laki-laki diraih oleh Khairullah dengan catatan waktu 1 jam 18 menit 2 detik. Juara kedua yakni Irwandi Fokatea dalam 1 jam 19 menit 29 detik. Serta, podium ketiga ditempati oleh Wartono dengan waktu tempuh 1 jam 20 menit 33 detik.
Sementara juara pertama nomor perempuan adalah Ai Kusmiati dengan catatan waktu 1 jam 30 menit 5 detik. Podium kedua diisi oleh Yulia dengan 1 jam 40 menit 54 detik. Terakhir, Risa Wijayanti dalam kurun waktu 1 jam 42 menit 43 detik. (Vis/aya/dwi) Editor : Editor News