Imbas Serangan Houthi, Pesawat Penumpang Saudia Terbakar di Riyadh

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 12:23 WIB
Pesawat Saudia terbakar di area terminal Bandara Riyadh, Kamis (8/10), diduga akibat serpihan proyektil.
Pesawat Saudia terbakar di area terminal Bandara Riyadh, Kamis (8/10), diduga akibat serpihan proyektil.

RADAR JOGJA - Eskalasi konflik di Timur Tengah merembet ke sektor penerbangan sipil Arab Saudi. Setelah dua bandara diserang rudal Houthi, sebuah pesawat Saudia terbakar hebat di Bandara Riyadh, Kamis (8/10), hingga PBB turun tangan mengecam serangan tersebut.

Insiden paling baru terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Sebuah pesawat milik maskapai nasional Saudia yang sedang parkir di area terminal dilalap api dan mengalami kerusakan berat pada badan pesawat. Tiga sumber yang mengetahui kejadian menyebut kerusakan diduga akibat hantaman serpihan atau proyektil.

Belum ada keterangan resmi dari pemerintah Arab Saudi, otoritas penerbangan, maupun pihak Saudia mengenai penyebab pasti kebakaran. Informasi awal menyebut pesawat dalam kondisi kosong tanpa penumpang, namun belum dipastikan ada atau tidaknya korban luka. Hingga kini juga belum ada konfirmasi resmi bahwa pesawat tersebut terkena langsung rudal Houthi.

Peristiwa ini terjadi berbarengan dengan klaim serangan besar dari kelompok Houthi Yaman. Dalam video yang beredar, Houthi menyatakan telah menyerang dua bandara sipil sekaligus, yakni King Khalid di Riyadh dan Abha di wilayah selatan yang berbatasan dengan Yaman. Serangan diklaim menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengonfirmasi rentetan serangan pada Selasa dan Rabu mengakibatkan tiga orang tewas dan 36 orang terluka. Korban tewas terdiri dari warga Sudan di Riyadh, serta warga Maroko dan Aljazair di Abha. Sejumlah fasilitas bandara juga dilaporkan rusak dan memicu penundaan penerbangan.

Situasi ini membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa buka suara. Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menegaskan kecaman terhadap serangan lintas batas Houthi yang terus menargetkan Riyadh dan infrastruktur sipil. PBB menyebut serangan terhadap bandara dan fasilitas energi membahayakan warga sipil dan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman dan kawasan sekitarnya.

Koalisi pimpinan Saudi mengklaim telah mencegat sejumlah rudal yang mengarah ke Riyadh dan menghancurkan puluhan target militer Houthi di wilayah Yaman sebagai balasan.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Pesawat Saudia Bandara Arab Saudi Konflik Timur Tengah pbb houthi