Ratusan Sekolah di Prancis Lumpuh Imbas Aksi Protes Pelajar

Fibrian Putri Heragung • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:39 WIB
Aksi Pelajar di Prancis Meluas, Siswa Soroti Kondisi Pendidikan
Aksi Pelajar di Prancis Meluas, Siswa Soroti Kondisi Pendidikan

 

RADAR JOGJA - Aksi protes yang dilakukan pelajar setingkat SMA di Prancis semakin meluas ke berbagai wilayah. Para siswa melakukan pemblokiran di sejumlah sekolah dan menggelar aksi di jalan untuk menyuarakan tuntutan terkait perbaikan sistem pendidikan, terutama mengenai kekurangan guru, jumlah siswa dalam satu kelas yang terlalu banyak, hingga beban jadwal belajar yang dinilai berlebihan.

Menurut laporan AFP, para pelajar menyoroti sejumlah persoalan yang mereka hadapi di sekolah. Selain keterbatasan tenaga pengajar, mereka juga mengeluhkan ruang kelas yang kurang layak serta kondisi pembelajaran yang dianggap tidak nyaman. Panjangnya waktu belajar turut menjadi perhatian. Seorang siswa di Lille mengatakan kepada AFP bahwa kegiatan sekolah dapat berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 18.00. Menurutnya, durasi tersebut terlalu berat bagi pelajar.

Gelombang aksi awalnya muncul di kawasan Île-de-France, sekitar Paris, pada pekan sebelumnya. Dalam perkembangannya, aksi tersebut menyebar ke sejumlah kota lainnya. Hingga Jumat (2/10), AFP melaporkan lebih dari 730 sekolah terdampak aksi pelajar yang mengganggu aktivitas pembelajaran.

Organisasi pelajar menilai pemerintah belum mengambil langkah nyata yang memadai untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut. Setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Édouard Geffray pada Jumat, sejumlah organisasi siswa menyerukan agar mobilisasi dilanjutkan pada pekan berikutnya sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah.

Pemerintah kemudian menyampaikan sejumlah rencana untuk merespons tuntutan pelajar. Salah satunya mempercepat proses penggantian guru yang berhalangan hadir, terutama untuk kelas-kelas akhir sekolah menengah. Menteri Pendidikan juga menyatakan akan membahas lebih lanjut persoalan mengenai ritme serta jadwal kegiatan belajar di sekolah.

Di beberapa wilayah, aksi protes tersebut berkembang menjadi bentrokan antara pelajar dan aparat keamanan. Polisi dilaporkan menggunakan gas air mata, sementara sejumlah benda dilemparkan dan terjadi pembakaran di beberapa lokasi. Pemerintah mengecam tindakan kekerasan tersebut. Namun, para pelajar tetap menegaskan bahwa persoalan kondisi pendidikan menjadi alasan utama mereka melakukan aksi.

FIBRIAN PUTRI HERAGUNG 

Sumber: Berbagi Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Aksi Pelajar Prancis Sistem Pendidikan Prancis Protes Siswa Demonstrasi Pelajar Sekolah Prancis