RADAR JOGJA - Seorang pasien di ruang gawat darurat Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (GTB), Delhi, India, meninggal dunia beberapa jam usai tertimpa kipas angin langit-langit yang tiba-tiba lepas.
Korban bernama Mohammad Akbar (42). Sebelumnya ia dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit tersebut oleh saudaranya pada Sabtu (18/7/2026) karena keluhan hipertensi, meningoensefalitis, dan pneumonia aspirasi.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.30 waktu setempat, saat seorang perawat sedang memberikan perawatan kepada Akbar di Ruang Gawat Darurat 27.
Baca Juga: Lagi-Lagi Terjadi, Ratusan Siswa SMPN 3 Wates Kulon Progo Diduga Keracunan MBG
Melansir dari deccanherald.com, di tengah proses perawatan itulah, kipas angin langit-langit di atas ranjang pasien tiba-tiba terlepas dan jatuh langsung menimpa tubuh Akbar.
Seorang perawat pria yang berada di dekatnya turut mengalami cedera akibat insiden tersebut.
Sejumlah saksi mata menyebut cedera itu sebenarnya berasal dari insiden terpisah beberapa bulan sebelumnya, bukan dari kejadian jatuhnya kipas angin kali ini.
Akbar sempat mendapat penanganan lebih lanjut, namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah insiden terjadi.
Pada sertifikat kematian, penyebab kematian Akbar tetap tercatat sebagai hipertensi, meningoensefalitis, dan pneumonia aspirasi, penyakit yang memang telah dideritanya sebelum insiden kipas angin jatuh terjadi.
Meski demikian, pihak keluarga tetap mendesak pihak rumah sakit melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden ini.
Sejumlah anggota keluarga pasien lain yang berada di ruangan yang sama turut mengungkapkan kekesalan mereka.
Mempertanyakan standar fasilitas di rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Beberapa penunggu pasien bahkan mengeluhkan kondisi pendingin ruangan di bangsal itu yang banyak tidak berfungsi atau kehilangan komponennya.
Baca Juga: Mengapa Kevin Keegan Dijuluki "King Kev" dan "Mighty Mouse"? Ini Kisah di Baliknya
Kipas angin menjadi satu-satunya andalan sirkulasi udara di tengah cuaca panas dan lembap.
Pihak Departemen Pekerjaan Umum (PWD) dikabarkan telah memperbaiki kipas angin yang jatuh tersebut usai insiden terjadi.
Insiden ini viral di media sosial.
Namun hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Rumah Sakit GTB terkait, sementara keluarga korban masih menunggu laporan resmi penyelidikan lebih lanjut.