Dhaka – Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang viral karena jambul pirangnya mirip gaya rambut Presiden AS Donald Trump berhasil diselamatkan dari penyembelihan kurban Idul Adha.
Hewan seberat hampir 700 kg ini kini telah dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional di Dhaka berkat intervensi pemerintah.
Kerbau jantan albino ini sempat dijual pemiliknya untuk dijadikan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.
Namun, popularitasnya meledak di media sosial setelah video dan foto-fotonya beredar luas.
Banyak netizen menjulukinya "Donald Trump" atau "Donny" karena jambul pirang khas yang menjuntai di kepalanya, mirip ciri khas mantan dan kini Presiden AS tersebut.
Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, langsung turun tangan.
Ia memerintahkan agar kerbau tersebut diselamatkan, pembeli dikembalikan uangnya secara penuh, dan hewan itu dipindahkan ke kebun binatang untuk menghindari kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan masalah keamanan.
Pada Rabu (27/5/2026) hingga Kamis (28/5/2026), kerbau ini resmi tiba di Kebun Binatang Nasional Dhaka.
Menurut Reuters dan berbagai media internasional, kerbau ini memiliki bulu berwarna putih kemerahan khas albino yang jarang ditemukan.
Karakternya yang jinak membuat banyak pengunjung berbondong-bondong datang ke peternakan di Keraniganj sebelum akhirnya dipindahkan.
Kini, ia mendapat kandang khusus dan perawatan penuh di zoo ibu kota.
Popularitas kerbau "Donald Trump" ini bukan hanya di Bangladesh, melainkan juga mendunia.
Banyak warganet yang mengunggah video lucu membandingkan jambulnya dengan rambut Trump.
Intervensi pemerintah ini pun menuai apresiasi karena berhasil menyeimbangkan tradisi kurban dengan pelestarian satwa langka serta pertimbangan keamanan publik.
Albino buffalo sangat langka di wilayah Asia Selatan.
Keberadaannya sering kali menjadi daya tarik wisata dan edukasi tentang keanekaragaman hayati.
Editor : Iwa Ikhwanudin