Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ledakan Dahsyat Guncang Isfahan Iran, Serangan Udara AS-Israel Sasar Depot Amunisi, Trump Bagikan Video Ledakan

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 31 Maret 2026 | 13:52 WIB

 Video kota kuno Isfahan di Iran diguncang ledakan besar berulang yang menerangi langit malam. (istimewa)

Video kota kuno Isfahan di Iran diguncang ledakan besar berulang yang menerangi langit malam. (istimewa)

Isfahan, Iran – Selasa 31 Maret 2026 malam, kota kuno Isfahan di Iran diguncang ledakan besar berulang yang menerangi langit malam. Video dramatis yang beredar luas di media sosial menunjukkan bola api raksasa dan asap hitam menjulang tinggi, memicu kekhawatiran warga dunia atas keselamatan situs bersejarah UNESCO dan penduduk sipil.

Menurut laporan resmi yang dikutip Wall Street Journal, pasukan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump melancarkan serangan udara menggunakan bom bunker buster seberat 2.000 pound (sekitar 907 kg) untuk menghancurkan depot amunisi besar di Isfahan. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik AS-Israel versus Iran, menyusul serangan drone Iran terhadap Israel dan kapal tanker minyak Kuwait di perairan Dubai. 

Presiden Trump sendiri membagikan video ledakan tersebut di Truth Social tanpa keterangan tambahan. Video yang sama juga diunggah akun X @sahouraxo, yang menyoroti bahwa Isfahan adalah kota bersejarah berusia lebih dari 2.500 tahun dengan hampir 2 juta penduduk sipil.

"Mereka menyebutnya 'pembebasan', padahal ini pengeboman besar-besaran terhadap kota berperadaban kuno," tulis akun tersebut yang mendapat puluhan ribu like dan repost dalam waktu singkat.

Baca Juga: Kronologi Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan, Serangan di Adchit al-Qusayr dan Ledakan Konvoi Bani Hayyan

"Separuh Dunia" yang Kaya Warisan BudayaIsfahan, yang dikenal sebagai "Nesf-e Jahan" atau "Separuh Dunia", merupakan salah satu kota paling bersejarah di Iran. Kota ini menyimpan Naqsh-e Jahan Square yang terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979, termasuk Masjid Shah, Ali Qapu Palace, dan Chehel Sotoun Palace.

Beberapa serangan sebelumnya telah merusak elemen situs budaya ini, seperti jendela pecah dan ubin lepas akibat gelombang kejut ledakan.

Warga dan pengamat khawatir serangan malam ini bisa berdampak pada warisan budaya Persia yang berusia ribuan tahun, meski pihak AS-Israel menyatakan target utama adalah fasilitas militer seperti depot amunisi dan pangkalan udara Badr. Ledakan sekunder yang terlihat sangat kuat diduga berasal dari amunisi yang terbakar.

Serangan ini terjadi setelah Iran melancarkan serangan drone terhadap kapal tanker minyak Kuwait di pelabuhan Dubai, yang memicu kebakaran dan ancaman tumpahan minyak. Konflik semakin memanas sejak Juni 2025 ketika AS menyerang fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Baca Juga: Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Akibat Eskalasi Konflik Israel-Hizbullah, Lima Lainnya Luka Berat dan Ringan

Di utas X yang viral, opini publik terbelah: Sebagian mengecam serangan sebagai "kejahatan perang" yang mengancam nyawa sipil dan situs sejarah.

Sementara pihak lain mendukungnya sebagai upaya menghancurkan kemampuan militer rezim Iran untuk mencegah ancaman regional lebih lanjut.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Iran belum memberikan pernyataan resmi atas serangan terbaru ini. PBB dan UNESCO disebut-sebut sedang memantau situasi, termasuk potensi kerusakan lebih lanjut pada warisan budaya dunia. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ledakan Isfahan #serangan AS Israel Iran 2026 #bom bunker buster Trump #Isfahan UNESCO #Naqsh-e Jahan Square