Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Senator Bernie Sanders Sebut Pengiriman Bom AS ke Israel Tak Bermoral dan Melanggar Hukum, Usulkan RUU Penghentian

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 22 Maret 2026 | 15:07 WIB

Senator Amerika Serikat Bernie Sanders.
Senator Amerika Serikat Bernie Sanders.

WASHINGTON, 22 Maret 2026 – Senator Amerika Serikat Bernie Sanders kembali mengguncang dunia politik internasional dengan pernyataan kerasnya terkait konflik di Timur Tengah. 

Dalam unggahan terbarunya di platform X (sebelumnya Twitter), Sanders menyebut pengiriman lebih dari 20.000 bom tambahan ke Israel di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai tindakan tak bermoral sekaligus ilegal menurut hukum Amerika Serikat.

Dalam utas yang viral tersebut, Sanders menyoroti angka korban jiwa yang mencengangkan: 72.000 orang tewas dalam apa yang disebutnya sebagai genosida di Gaza, lebih dari 1 juta warga Lebanon mengungsi, serta 1.700 serangan pemukim di Tepi Barat. 

Ia juga menyebut situasi semakin memburuk dengan munculnya perang di Iran yang melibatkan eskalasi militer.

“Pengiriman 20.000+ bom lagi ke Netanyahu bukan hanya tak bermoral—itu ilegal. Itulah mengapa saya mengajukan undang-undang untuk menghentikannya,” tulis Sanders dalam postingan yang telah ditonton hampir 1 juta kali dalam waktu singkat.

Video klip wawancara Sanders di MSNBC yang disertakan dalam utas menunjukkan argumennya bahwa pasokan senjata semacam itu melanggar undang-undang AS terkait pemberian bantuan militer kepada negara yang melanggar hak asasi manusia.

Ia menyalahkan Netanyahu atas provokasi terhadap Iran serta upaya merusak solusi dua negara.

Pernyataan Sanders memicu reaksi beragam di media sosial.

Pendukung pro-Palestina memuji keberaniannya sebagai suara kemanusiaan di Kongres AS, sementara kritikus pro-Israel menudingnya sebagai penyebar propaganda Hamas dan Iran, bahkan menyebutnya “antisemit” atau “pendukung teroris”.

Konflik yang semakin meluas ini—termasuk serangan balasan Iran dan ketegangan regional—membuat isu penjualan senjata AS ke Israel menjadi sorotan global.

Sanders, yang dikenal sebagai kritikus vokal kebijakan luar negeri AS, terus mendorong legislasi pembatasan senjata sebagai langkah konkret menghentikan eskalasi.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintahan AS belum memberikan tanggapan resmi atas usulan RUU Sanders tersebut.

Namun, pernyataan senator asal Vermont ini diyakini akan semakin memanaskan perdebatan di Kongres dan dunia internasional terkait peran Amerika dalam konflik Timur Tengah. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Konflik Timur Tengah #pengiriman #konflik #senjata #jalur gaza #senator amerika #genosida #Senator