Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Qatar Kecam Keras Serangan Udara Israel ke Fasilitas Militer Suriah Selatan, Nyatakan Solidaritas dengan Damaskus

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:16 WIB

Qatar mengutuk serangan Israel ke Suriah.
Qatar mengutuk serangan Israel ke Suriah.

DOHA - 21 Maret 2026 – Negara Qatar secara tegas mengutuk serangan udara Israel yang menargetkan fasilitas militer di wilayah selatan Suriah. 

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Suriah serta pelanggaran jelas hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat (20/3/2026), Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa kelanjutan praktik semacam ini tanpa adanya penangkal menunjukkan ketidakpedulian serius terhadap hukum internasional. 

Hal ini dinilai semakin merusak fondasi keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

"Penerusan serangan tanpa hambatan ini memperburuk krisis yang sedang dihadapi kawasan," tulis pernyataan tersebut, seraya menyoroti ketidakmampuan komunitas internasional dalam menghentikan pelanggaran berulang tersebut.

Qatar juga menegaskan kembali posisi tegasnya untuk berdiri bersama Republik Arab Suriah yang bersaudara. 

Doha menyatakan solidaritas penuh dengan pemerintah Suriah serta mendukung segala upaya yang dapat menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut.

Serangan Israel ini dilaporkan sebagai respons terhadap insiden kekerasan terhadap komunitas Druze di provinsi Suwayda, Suriah selatan. 

Militer Israel menyatakan telah menghantam pusat komando dan gudang senjata milik pemerintah Suriah di wilayah selatan sebagai tindakan pembelaan terhadap warga Druze.

Reaksi Beragam di Media Sosial

Pernyataan Qatar menuai berbagai tanggapan di platform X (Twitter). 

Sebagian netizen mendukung sikap Doha dan menyerukan persatuan umat Muslim menghadapi agresi Israel. 

Namun, ada pula kritik yang menyebut pernyataan serupa hanya bersifat formalitas tanpa tindakan nyata, serta mengingatkan peran historis Qatar dalam dinamika konflik Suriah sebelumnya.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa dari serangan terbaru ini, meski beberapa sumber menyebut adanya korban di pihak Suriah.

Eskalasi ketegangan antara Israel dan Suriah berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan lebih luas, termasuk implikasi bagi Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Israel #perang iran #suriah #serangan #qatar