Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Netanyahu Tiba di Washington DC dengan Pengamanan Maksimal: Jalan Ditutup, Helikopter Kawal, Candace Owens Sindir Keras soal Korban di Iran

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 11 Februari 2026 | 15:36 WIB

Screenshot kedatangan Netanyahu di Washington DC (11/2/2026).
Screenshot kedatangan Netanyahu di Washington DC (11/2/2026).

PM Israel Benjamin Netanyahu bertemu Presiden Donald Trump di Gedung Putih, diiringi motorcade super ketat hingga I-695 ditutup total. Candace Owens: "Presiden AS terbang dari Tel Aviv untuk beri tahu Trump berapa banyak orang Kristen yang harus mati di Iran." Kontroversi aliansi AS-Israel memanas di 2026.

WASHINGTON DC – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di ibu kota Amerika Serikat dengan pengamanan luar biasa, memicu perdebatan sengit di kalangan netizen dan komentator politik.

Video yang viral di platform X (dulu Twitter) menunjukkan rombongan motorcade Netanyahu didampingi Secret Service AS menutup total ruas jalan tol I-695W, lengkap dengan dua helikopter pengawal di atas langit Washington DC.

Pengamanan setingkat ini biasanya hanya diberikan kepada Presiden Amerika Serikat sendiri.

Kedatangan Netanyahu kali ini untuk pertemuan ke-7 dengan Presiden Donald Trump sejak Trump kembali berkuasa awal 2025.

Agenda utama: membahas negosiasi nuklir AS-Iran yang sedang berlangsung di Oman, serta tuntutan Israel agar pembicaraan tidak hanya terbatas pada program nuklir, melainkan juga mencakup pembatasan rudal balistik Iran dan dukungan Teheran terhadap kelompok militan regional.

Menurut laporan Reuters dan The Washington Post, Netanyahu ingin mendorong pendekatan keras AS terhadap Iran, sementara Trump menyatakan keyakinannya bahwa Teheran menginginkan kesepakatan yang mencakup tanpa senjata nuklir, tanpa rudal.

Kontroversi langsung meledak setelah komentator konservatif Amerika Candace Owens memposting reaksi sarkastis di X:

"Presiden Amerika Serikat telah terbang dari Tel Aviv untuk memberitahu Donald Trump berapa banyak orang Kristen yang harus mati di luar negeri di Iran. Stay tuned."

Postingan Owens yang mengutip video kedatangan Netanyahu dari jurnalis Nick Sortor (@nicksortor) langsung mendapat puluhan ribu like, ribuan repost, dan ratusan quote tweet.

Banyak pendukung America First setuju dengan kritiknya, menyebutnya sebagai bukti pengaruh Israel terlalu besar di Washington.

Sementara pendukung aliansi AS-Israel membela bahwa pengamanan ketat wajar mengingat ancaman keamanan terhadap Netanyahu.

Baca Juga: PBTY Digelar di Tengah Bulan Ramadan, Panitia Pertegas Tanda Zona Kuliner Halal dan Non Halal

Perdebatan ini mencerminkan perpecahan di basis pendukung MAGA: antara kubu isolationis yang menolak keterlibatan AS di Timur Tengah, dan kubu pro-Israel yang melihat aliansi tersebut sebagai benteng melawan ancaman Iran.

Kunjungan Netanyahu ini merupakan yang keenam atau ketujuh dalam 13 bulan terakhir, menunjukkan intensitas hubungan pribadi Trump-Netanyahu.

Namun, hal itu juga memicu pertanyaan: seberapa jauh AS bersedia mengikuti agenda Israel dalam diplomasi dengan Iran?

Apa dampaknya bagi Indonesia dan kawasan? Dengan posisi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar dan pendukung solusi dua negara di Timur Tengah, dinamika AS-Israel-Iran ini berpotensi memengaruhi stabilitas harga minyak global, ketegangan Laut Merah, hingga diplomasi regional ASEAN. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#trump netanyahu #Candace Owens #pertemuan Trump Netanyahu #Netanyahu kunjungi Trump