Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Putin Temui Pejabat Keamanan Iran di Moskow, Sinyal Kuat di Tengah Tekanan Trump

Magang Radar Jogja • Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:10 WIB
Bendera Iran dan Rusia berkibar.
Bendera Iran dan Rusia berkibar.

RADAR JOGJA - Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, di Kremlin, Moskow, pada Jumat (30/1/2026).

Pertemuan ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump kembali mengintensifkan ancaman militer dan mendorong Iran agar segera menyepakati perundingan dengan Washington.

Dalam pernyataan resminya, Kremlin menyebut pertemuan tersebut berlangsung di pusat pemerintahan Rusia.

“Kepala negara menerima di Kremlin Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani, yang sedang melakukan kunjungan ke Rusia,” tulis Kremlin dalam keterangan resminya.

Kunjungan Larijani ke Moskow ini tidak diumumkan sebelumnya, namun langsung menarik perhatian karena terjadi di tengah memanasnya hubungan Iran dan Amerika Serikat.

Pada hari yang sama, Presiden Trump mengatakan Iran kemungkinan ingin mencapai kesepakatan demi menghindari konflik bersenjata.

“Mereka ingin membuat kesepakatan,” kata Trump kepada wartawan, seraya kembali mengingatkan bahwa opsi militer tetap terbuka.

Dari pihak Iran, Kedutaan Besar Iran di Moskow menyampaikan bahwa pembicaraan antara Putin dan Larijani mencakup kerja sama ekonomi serta pembahasan isu-isu regional dan internasional.

“Pertemuan ini membahas hubungan ekonomi dan berbagai isu penting di tingkat regional maupun global,” tulis pernyataan Kedubes Iran di media sosial, tanpa merinci hasil pembahasan.

Rusia sendiri berada dalam posisi strategis di tengah ketegangan tersebut.

Moskow telah menyatakan kesiapan untuk memediasi dialog antara Washington dan Teheran.

Iran juga dikenal sebagai salah satu sekutu utama Rusia, terutama sejak pecahnya perang di Ukraina, di mana Moskow memberikan dukungan politik dan diplomatik yang signifikan bagi Teheran di forum internasional.

Pertemuan di Kremlin ini menjadi sinyal bahwa Rusia tidak tinggal diam menghadapi tekanan Amerika Serikat terhadap Iran.

Bagi kawasan Timur Tengah dan stabilitas global, langkah Moskow ini berpotensi memengaruhi arah diplomasi nuklir Iran sekaligus memperumit dinamika geopolitik dunia.

Di tengah situasi yang masih cair, pertemuan tertutup antara Putin dan pejabat keamanan Iran menunjukkan bahwa perseteruan Iran dan Amerika Serikat kini semakin melibatkan kekuatan besar dunia.

Hal ini juga disertai dengan dengan dampak yang bisa meluas jauh melampaui konflik bilateral. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#keamanan #Tekanan #putin #trump #moskow #sinyal kuat #pejabat #iran