RADAR JOGJA - Festival Hanukkah yang semestinnya digelar penuh semarak dan khidmat berubah kepanikan.
Peluru senjata api secara brutal meleset menembus tubuh peserta yang tengah berbahagia itu.
Belasan jiwa menjadi korban keganasan insiden tersebut.
Peristiwa penembakan itu terjadi pada Minggu (14/12/2025) di wilayah kawasan Pantai Bondi, Sydney, Australia.
Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan oleh polisi, pelaku penembakan tersebut merupakan ayah dan anak.
Diketahui sang ayah bernama Sajid Akram (50) dan anaknya yang bernama Naveed Akram (24).
Menurut keterangan dari polisi setempat, Sajid merupakan pemilik senjata api berlisensi dengan sejumlah 6 senjata api terdaftar.
Kronologi terjadinya peristiwa ini adalah bahwa pelaku sudah menargetkan komunitas Yahudi yang tengah merayakan hanukkah.
Pelaku yang merupakan dua orang, berdiri di jembatan penyebrangan dan menembakan peluru ke arah keluarga serta kerumunan yang tengah berkumpul.
Berdasarkan pengakuan salah satu saksi, pelaku terlihat melompat dari mobil dan melakukan aksi penembakan.
Saksi tersebut juga mengaku aksi penembakan tersebut terjadi sekitar 3 menit.
Baca Juga: Saemen Fest 2025 Meriahkan Mandala Krida, Penampilan Hindia Jadi Puncak Konser
Selain penembakan, polisi juga menemukan alat peledak rakitan yang terdapat di lokasi kejadian.
Saat insiden terjadi, terekam satu warga yang berhasil membekukan salah satu pelaku dengan melakukan penyergapan dari belakang lalu merebut senjata yang digunakan untuk melancarkan aksi tersebut.
Penembakan yang terjadi ini menewaskan sekitar 16 orang, dimana salah satu korbannya adalah pelaku itu sendiri, yaitu Sajid Akram.
Terdapat 42 orang dirawat di Rumah Sakit South Wales dengan rentang usia 10 hingga 87 tahun.
Sementara itu, pelaku atas nama Naveed Akram (24) mengalami luka kritis dan dibawa ke Rumah Sakit dengan pengawalan dari pihak kepolisian setempat. (Salwa Caesy)
Editor : Meitika Candra Lantiva