RADAR JOGJA - Sejumlah besar data nasabah Lotte Card dibobol peretas pada Agustus lalu.
Perusahaan kartu kredit terbesar kelima di Korea Selatan itu menyebut sekitar 2,97 juta data pemegang kartu terdampak.
Presiden sekaligus CEO Lotte Card, Cho Jwa-jin, menyampaikan langsung temuan tersebut dalam konferensi pers, Kamis (18/9/2025).
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada nasabah dan pihak terkait.
Menurut pihak perusahaan, data yang bocor meliputi informasi transaksi online, seperti koneksi, nomor registrasi penduduk, kode pembayaran virtual, nomor identifikasi internal, hingga jenis layanan pembayaran.
Dari jumlah itu, sekitar 280 ribu pemegang kartu disebut paling rentan karena menggunakan kartu virtual untuk transaksi tertentu.
Cho menegaskan, perusahaan akan menanggung semua kerugian akibat serangan siber tersebut, termasuk kerugian lanjutan setelah diverifikasi.
Lotte Card sendiri memiliki sekitar 9,6 juta pemegang kartu di Korea Selatan, menjadikannya perusahaan kartu kredit terbesar kelima di negeri ginseng. (Arsy Apriliany Munawaroh)
Editor : Meitika Candra Lantiva