RADAR JOGJA – Fauja Singh, pelari maraton tertua di dunia yang dikenal sebagai “Turbaned Tornado”, meninggal dunia pada usia 114 tahun.
Dia mengalami musibah tabrakan lari di jalan dekat desanya, Senin (14/7/2025) waktu India.
Ia tertabrak mobil yang melarikan diri dan kemudian meninggal di rumah sakit setempat karena luka kepala parah.
Pihak kepolisian Punjab tengah menyelidiki insiden tersebut dan berhasil menangkap pelaku tabrak lari.
Pelaku seorang NRI berusia 26 tahun telah ditetapkan tersangka.
setelah melakukan identifikasi melalui rekaman CCTV dan menyita kendaraan Toyota Fortuner yang digunakan.
Fauja Singh, yang lahir 1 April 1911 menurut paspor Britania, mulai berlari maraton pada usia 89 sebagai cara untuk menghilangkan kesedihan setelah kehilangan istri dan anaknya.
Ia menyelesaikan sembilan maraton di seluruh dunia termasuk London, New York, Toronto dan menjadi orang tertua yang menyelesaikan maraton penuh saat usianya mencapai 100 tahun di Toronto pada Oktober 2011.
Singh juga menjadi pembawa obor Olimpiade 2012 dan mengundang kekaguman global berkat semangat dan disiplin hidupnya.
Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan menyebut Fauja Singh sebagai figur yang “luar biasa” dan inspirasi bagi kaum muda dalam hal kebugaran.
Di Inggris, penghormatan mengalir deras dari komunitas Sikh, organisasi pelari “Sikhs in the City,” hingga anggota parlemen, yang semua merayakan dedikasi Singh dan warisannya yang menginspirasi generasi mendatang.
Fauja Singh meninggalkan warisan yang mencerminkan ketabahan luar biasa dan menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menginspirasi dunia. (Muhammad Taufik)
Editor : Meitika Candra Lantiva