Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

China Kutuk Serangan Israel ke Iran, Wang Yi Serukan Kembali ke Jalur Diplomasi

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 17 Juni 2025 | 23:53 WIB
Menteri Luar Negeri China Wang Yi.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

RADAR JOGJA - Pemerintah China menyampaikan kecaman keras terhadap serangan militer Israel ke sejumlah fasilitas strategis milik Iran yang terjadi sejak Jumat pagi, 13 Juni 2025.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, menyebut aksi militer tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Iran dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa Beijing sangat prihatin terhadap perkembangan situasi yang semakin memburuk di Timur Tengah.

Ia mengatakan bahwa serangan Israel terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran bukan hanya tindakan provokatif, tetapi juga menciptakan preseden berbahaya yang dapat mengguncang stabilitas kawasan secara luas.

“Kami mengecam keras serangan yang dilakukan Israel terhadap Iran, yang jelas-jelas melanggar kedaulatan dan integritas wilayah suatu negara. Ini merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB dan norma dasar hubungan internasional,” ujar Wang Yi dalam pernyataan tertulis.

Dalam komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran, Wang menegaskan dukungan penuh China terhadap Iran dalam menjaga kedaulatannya.

Ia menyatakan bahwa tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan militer sepihak semacam itu.

Wang juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas korban jiwa yang jatuh akibat serangan tersebut, yang menurut laporan media mencakup personel militer dan ilmuwan yang berada di lokasi fasilitas nuklir Natanz dan Isfahan.

Tak hanya menyampaikan dukungan kepada Iran, Wang Yi juga melakukan panggilan telepon kepada pejabat tinggi Israel, mendesak mereka agar menahan diri dan menghentikan eskalasi militer lebih lanjut.

Ia menekankan bahwa jalan kekerasan tidak akan pernah membawa perdamaian yang berkelanjutan, dan satu-satunya solusi untuk meredakan ketegangan adalah melalui jalur diplomasi.

“China mengimbau semua pihak untuk menunjukkan sikap tenang dan rasional. Kami percaya bahwa perbedaan dan konflik dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif, bukan melalui kekerasan,” tegas Wang.

China, yang selama ini menjalin hubungan strategis dengan Iran terutama dalam bidang energi, tampak berupaya memainkan peran sebagai penengah di tengah situasi yang mengancam meletusnya perang terbuka.

Beijing menyatakan kesiapan untuk menjadi fasilitator dialog damai antara kedua negara yang tengah berseteru.

Duta Besar China untuk PBB, Fu Cong, juga menyampaikan kecaman yang sama dalam forum Dewan Keamanan PBB, menyebut bahwa komunitas internasional tidak boleh tinggal diam terhadap tindakan sepihak yang mengancam stabilitas global.

Ia menyerukan agar PBB mengambil langkah konkret untuk menahan laju konflik dan melindungi prinsip-prinsip hukum internasional yang selama ini menjadi dasar tatanan dunia.

Serangan Israel ke Iran, yang disebut sebagai Operasi Rising Lion, telah memicu respons keras dari Teheran.

Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel, termasuk ke kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Yerusalem.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat internasional, terutama terkait potensi pecahnya perang skala penuh yang bisa melibatkan banyak negara di kawasan.


Di tengah ketegangan tersebut, China memilih tetap konsisten dalam posisinya sebagai negara yang menolak pendekatan militer dan mendorong penyelesaian damai.

Wang Yi mengakhiri pernyataannya dengan menyerukan agar komunitas internasional bersatu dalam mencegah konflik lebih lanjut, dan kembali menghidupkan upaya diplomatik demi menjaga perdamaian dan stabilitas dunia. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Israel #Pemerintah China #serangan militer #pbb #beijing #menteri luar negeri iran #hukum internasional #iran #Menteri Luar Negeri China Wang Yi #china #Duta Besar China