Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keajaiban! Pria Asal Inggris, Vishwashkumar Ramesh Menjadi Satu-satunya Penumpang Selamat dari Kecelakaan Tragis Pesawat Air India Penerbangan AI171

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 13 Juni 2025 | 18:55 WIB
Vishwashkumar Ramesh, warga negara Inggris keturunan India,selamat dari insiden skecelakaan pesawat Air India penerbangan AI171, Kamis (12/6/2025).
Vishwashkumar Ramesh, warga negara Inggris keturunan India,selamat dari insiden skecelakaan pesawat Air India penerbangan AI171, Kamis (12/6/2025).

RADAR JOGJA – Sebuah keajaiban terjadi di tengah tragedi besar penerbangan.

Seorang pria bernama Vishwashkumar Ramesh, warga negara Inggris keturunan India, menjadi satu-satunya korban selamat dari kecelakaan tragis pesawat Air India penerbangan AI171, Kamis (12/6/2025).

Pesawat tersebut jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, India.

Pesawat jenis Boeing 787‑8 Dreamliner tersebut sedang dalam perjalanan menuju London Gatwick, mengangkut 241 penumpang dan awak.

Tragedi semakin memilukan karena pesawat juga menabrak permukiman padat di sekitar kampus B J Medical College, menyebabkan 28 korban jiwa di darat.

Sehingga total korban tewas mencapai 269 orang.

Insiden ini salah satu kecelakaan udara paling mematikan dalam sejarah India modern.

Diselamatkan dari Kursi 11A

Vishwashkumar Ramesh, 40 tahun, ditemukan dalam kondisi sadar dan berjalan menjauh dari puing-puing pesawat oleh petugas penyelamat.

Ia mengalami luka di bagian dada, kaki, dan wajah, namun dipastikan dalam kondisi stabil oleh pihak Civil Hospital Ahmedabad, tempat ia kini dirawat.

Dalam pernyataannya kepada media lokal Hindustan Times, Ramesh mengatakan saat dirinya sadar, dia melihat banyak tubuh manusia tergeletak.

“Saat sadar, saya melihat tubuh di mana-mana. Seseorang meraih saya dan membawa saya ke ambulans,” terang Ramesh, saat diwawancarai awak media setempat.

Ia duduk di kursi 11A, dekat jendela darurat, yang menurut penyidik kemungkinan berkontribusi besar terhadap keselamatannya.

Ironisnya, saudara laki-laki Ramesh juga berada dalam pesawat tersebut dan menjadi salah satu korban tewas.

Investigasi dan Tanggapan Internasional

Pesawat diketahui mengalami gangguan teknis pada mesin hanya sekitar 30 detik setelah lepas landas.

Menurut data awal, pesawat hanya mencapai ketinggian maksimal sekitar 600 kaki sebelum kehilangan tenaga dan jatuh.

Salah satu dari dua black box telah ditemukan dan kini tengah dianalisis oleh Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) India, bekerja sama dengan otoritas penerbangan dari Inggris, Amerika Serikat, dan Boeing.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini, menyebutnya sebagai “peristiwa memilukan yang tidak akan terlupakan”.

Sementara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memuji kerja cepat tim penyelamat India dan menyatakan siap memberikan bantuan bagi warga Inggris yang terdampak.

Air India Buka Saluran Khusus

Pihak Air India, yang berada di bawah naungan Tata Group, telah membuka pusat informasi dan hotline untuk keluarga korban.

Mereka juga memastikan semua proses identifikasi jenazah dan pemulangan dilakukan secara cepat dan manusiawi. (Muhammad Taufik)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Keajaiban #Pesawat Air India Penerbangan AI171 #Vishwashkumar Ramesh #pria asal inggris #penumpang selamat #kecelakaan tragis