Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Maut di Jet Set Club: 184 Orang Tewas Saat Konser Rubby Pérez di Republik Dominika

Meitika Candra Lantiva • Minggu, 13 April 2025 | 12:15 WIB
Jet Set Club, Republik Dominika.
Jet Set Club, Republik Dominika.

RADAR JOGJA - Suasana pesta berubah menjadi mimpi buruk pada Selasa malam (8/4/2025), ketika atap kelab malam ikonik Jet Set di Santo Domingo, Republik Dominika, ambruk secara tiba-tiba di tengah konser musisi legendaris Rubby Pérez.

Hingga Kamis (10/4), jumlah korban tewas telah mencapai 184 jiwa, sementara lebih dari 500 orang lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.


Insiden tragis ini mengejutkan publik tidak hanya karena besarnya jumlah korban, tetapi juga karena sosok-sosok penting yang ikut menjadi korban.

Di antara yang meninggal dunia adalah Rubby Pérez sendiri, sang bintang malam itu, serta Gubernur Monte Cristi, Nelsy Cruz, dan mantan pemain Major League Baseball, Octavio Dotel, yang menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Detik-Detik Runtuhnya Gedung


Menurut saksi mata, suasana di dalam kelab yang penuh sesak berubah mencekam dalam hitungan detik.

"Awalnya terdengar dentuman pelan, lalu atap langsung runtuh. Semua orang panik, berteriak, dan mencoba keluar," ujar salah satu penonton yang berhasil selamat.


Kelab malam Jet Set dikenal sebagai tempat berkumpul para tokoh penting di Republik Dominika.

Malam itu, tempat tersebut dipadati oleh ratusan tamu undangan, termasuk pejabat, atlet ternama, dan masyarakat umum yang hadir untuk menikmati pertunjukan.


Upaya Penyelamatan dan Evakuasi Masif


Lebih dari 300 petugas penyelamat, termasuk tim medis, pemadam kebakaran, dan unit K9, telah dikerahkan ke lokasi.

Mereka bekerja sepanjang malam untuk menyisir puing-puing bata, baja, dan beton dalam upaya menemukan korban yang masih tertimbun.

Juan Manuel Méndez, Kepala Pusat Operasi Darurat Republik Dominika, mengungkapkan bahwa jumlah pasti orang yang berada di dalam kelab saat insiden terjadi masih belum dapat dipastikan.

Pemerintah telah menambah alat berat dan mengerahkan drone pencari panas untuk mempercepat proses pencarian.

Penyelidikan dan Dugaan Penyebab


Hingga kini, penyebab pasti runtuhnya atap masih dalam penyelidikan.

Namun, beberapa laporan awal dari media setempat menyebutkan bahwa struktur bangunan yang sudah tua dan kemungkinan kelebihan kapasitas pengunjung malam itu menjadi faktor yang memperparah insiden.

Presiden Republik Dominika, Luis Abinader, menyatakan masa berkabung nasional selama tiga hari dan menjanjikan investigasi menyeluruh.

“Kita tidak hanya berduka, tapi juga bertanggung jawab memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya dalam konferensi pers pada Kamis (10/4/2025) malam. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tewas #tragedi maut #Musisi Legendaris #Rubby Perez #Jet Set Club #184 Orang Tewas Saat Konser Rubby Perez #republik dominika