RADAR JOGJA - Serangan udara besar-besaran lagi-lagi menghancurkan jalur Gaza. Hal ini terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh media internasional TRT World, nampak tubuh warga Palestina terlempar ke udara yang diakibatkan oleh ledakan dahsyat pada Kamis 3 April 2025.
Peristiwa mengerikan sekaligus memilukan ini memantik reaksi emosional dari warganet di media sosial X yang menyebut peristiwa tersebut sebagai "hujan jenazah."
Pengeboman bertubi-tubi ini menewaskan warga sipil dan menghancurkan fasilitas publik setempat . Sekiranya tiga sekolah di wilayah Tuffah, Kota Gaza, termasuk Sekolah Dar al-Arqam menjadi sasaran Israel.
Berdasarkan laporan, sejumlah 33 orang tewas, diantaranya meliputi 18 anak-anak, serta lebih dari 100 lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Hani Mahmoud dari Al Jazeera, melaporkan dari Kota Gaza, rekaman dari lokasi pengeboman di Sekolah Dar al-Arqam begitu "mengerikan." "Beberapa rekaman terlalu sadis untuk ditampilkan, mengerikan dan sangat tragis," ujarnya.
"Banyak yang tewas di tempat sementara yang lain meninggal karena luka-luka mereka saat diangkut dengan ambulans atau kendaraan sipil ke Rumah Sakit al-Ahli. Tragedi ini menggarisbawahi lagi bahwa 'zona aman' yang digambarkan Israel sama sekali tidak demikian," imbuh Mahmoud.
Pun salah seorang juru bicara sebagai petugas penyelamat darurat di Gaza menekankan bahwa masyarakat internasional harus segera turun tangan menghentikan tentara Israel membombardir warga Palestina. "Apa yang terjadi di sini adalah seruan untuk seluruh dunia," ucapnya.
(Umi Jari Widayah)
Editor : Iwa Ikhwanudin