Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fakta Gedung Pencakar Langit di Thailand yang Rubuh Diguncang Gempa M 7,4, Terdapat Indikasi Korupsi?

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 28 Maret 2025 | 23:23 WIB
Gedung pencakar langit 29 lantai di Distrik Chatuchak roboh diguncang Gempa 7,4 SR. Natizen pertanyakan anggaran dan konstruksi.
Gedung pencakar langit 29 lantai di Distrik Chatuchak roboh diguncang Gempa 7,4 SR. Natizen pertanyakan anggaran dan konstruksi.

RADAR JOGJA - Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 ternyata juga berdampak signifikan di Bangkok, Thailand.

Salah satu dampaknya adalah robohnya sebuah gedung pencakar langit setinggi 29 lantai yang masih dalam tahap konstruksi di Distrik Chatuchak.

Ternyata gedung ini merupakan Kantor Audit Negara Kerajaan Thailand yang mulai dibangun pada 15 Januari 2021.

Runtuhnya gedung tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai standar konstruksi dan kemungkinan adanya praktik korupsi dalam proses pembangunannya.

Sebuah unggahan di akun X @eric_sayompoo mengungkapkan bahwa gedung yang runtuh tersebut merupakan proyek konstruksi milik Kantor Auditor Jendral Thailand.

Ia menyoroti bahwa seharusnya pasca peristiwa ini diadakan pemeriksaan lebih lanjut terhadap standar konstruksi karena struktur bangunan sudah mencapai lantai atas, sehingga kecil kemungkinan gedung tersebut bisa roboh begitu saja.


Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa proyek konstruksi yang memiliki 29 lantai dengan 3 lantai aula konferensi dan 7 lantai gedung parkir ini dibangun dengan anggaran sebesar 2,136 juta baht dan pengerjaanya diawasi oleh ITD-CREC Joint Venture.

Proyek ini juga merupakan proyek yang seharusnya menjadi proyek percontohan yang bergabung dalam program Integrity Pact, sebuah inisiatif untuk menunjukkan komitmen dalam mencegah serta menindak korupsi secara nyata.


Postingan ini memicu berbagai tanggapan dari warga Thailand salah satunya berasal dari akun @u19loveyou.

“Menurut Peraturan Menteri No. 129 Tahun 2007 meningkatkan penegakan hukum terhadap bangunan yang tingginya lebih dari 15 meter di Bangkok dan sekitarnya. Bangunan tersebut seharusnya tahan gempa,” @u19loveyou.

Cuitan dari akun lain dengan nama @redcard004 mengungkapkan bahwa gedung tersebut belum 100% selesai, jadi jangan sok tau ujarnya.

Komentar tersebut dibalas oleh pengguna @Godrealmmm3, “Saya yakin Anda tahu. Struktur utama bangunan sudah selesai. Pilar-pilar sudah selesai. Tiang pancang sudah ditancapkan. Karena sudah selesai sampai lantai terakhir. Bangunan itu runtuh saat dihantam gempa bumi di tempat yang jauh. Saya kira ini benar-benar bertentangan dengan spesifikasi. Baik baja maupun semennya,” ujarnya.

Dalam peristiwa ini diperkirakan ada puluhan pekerja yang menjadi korban yang tertimbun bersama runtuhan bangunan lainnya.

Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah Thailand.
(Adinda Tyas Ramadhani)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#thailan #gempa #fakta #gempa thailand #Indikasi #Fakta Gedung Pencakar Langit di Thailand #Korupsi