Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kontroversi! Ungkapan Keith Self Jadi Sorotan, Panggil Sarah Mcbride sebagai "Tuan" 

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 14 Maret 2025 | 21:41 WIB
Keith self, Bill Keating dan Sarah McBride.
Keith self, Bill Keating dan Sarah McBride.

RADAR JOGJA - Sarah McBride, anggota kongres transgender pertama di Amerika Serikat, kembali menjadi sorotan setelah insiden di sebuah sidang subkomite yang menimbulkan kontroversi.

Saat sedang mengikuti diskusi serius mengenai kebijakan luar negeri, Keith Self, seorang politisi dari Texas, menyebutnya dengan gelar maskulin “Tuan McBride”.

Tindakan tersebut memicu kemarahan dan keheranan di antara rekan-rekan sidang dan penonton.

Kejadian berlangsung ketika Keith Self pertama kali menyampaikan pernyataannya dengan menyebut McBride “Tuan McBride”.

Tak lama kemudian, anggota subkomite Demokrat terkemuka, Rep.

Bill Keating dari Massachusetts, menyela dan meminta Self untuk mengulangi pernyataannya.

Namun, ketika Self kembali menyebut McBride dengan sebutan “mister”, Bill Keating dengan tegas menyatakan bahwa tidak ingin melanjutkan pertemuan apabila Self tidak mengkoreksi pernyataannya.

Pernyataan itu membuat situasi semakin memanas, sehingga Self langsung mengetuk palu tanda rapat dihentikan.

Dalam sebuah podcast yang dirilis setelah insiden tersebut, Keith Self memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.

Dalam podcast tersebut, Self mengatakan bahwa pernyataannya merupakan bagian dari diskusi yang terbuka dan dinamis di lantai DPR.

Ia menegaskan bahwa standarnya adalah untuk menjaga ketertiban dan disiplin dalam debat, meskipun hal itu menuai kritik keras dari berbagai pihak.

Menurut Self, komentarnya dimaksudkan untuk menekankan pentingnya standar diskusi formal, meski bagi banyak orang, hal tersebut dianggap tidak sensitif terhadap identitas gender McBride.

Sarah McBride sendiri, yang dikenal sebagai pejuang hak-hak LGBTQ+ dan sosok inspiratif di dunia politik, menanggapi insiden tersebut dengan sikap yang tenang dan elegan.

Alih-alih bereaksi dengan kemarahan, ia memilih untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Tanggapan tenang McBride dalam menghadapi peristiwa ini semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemimpin yang berwibawa di tengah berbagai tantangan dan tekanan.

Insiden ini kembali mengingatkan publik bahwa, meskipun kemajuan dalam representasi LGBTQ+ di ranah politik telah mencapai tonggak sejarah, isu diskriminasi dan ketidaksensitifan masih saja muncul.

Banyak pihak yang mengecam penggunaan gelar yang tidak sesuai dengan identitas seseorang, terutama di lingkungan resmi seperti lembaga legislatif.

Sementara itu, berbagai kalangan aktivis dan pengamat politik menuntut klarifikasi dan perubahan untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip inklusivitas dan penghormatan terhadap keberagaman benar-benar ditegakkan di setiap lini pemerintahan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak istana maupun pernyataan tambahan dari Sarah McBride terkait insiden tersebut.

Publik dan pengamat politik kini menantikan langkah selanjutnya, sambil berharap bahwa insiden ini dapat menjadi momentum untuk peningkatan kesadaran dan penghormatan terhadap identitas serta keberagaman di lingkungan legislatif Amerika Serikat. (Adinda Tyas Ramadhani)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Sarah Mcbride #Keith Self #kongres transgender pertama di Amerika Serikat #kontroversi #identitas gender #texas #kemarahan #Amerika Serikat