Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aksi Heroik Mantan Petinju WBC Selamatkan Sandera di Bandara Kazakhstan

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 11 Maret 2025 | 18:11 WIB
Pelaku Penyanderaan Petugas Bandara di Kazakhstan. Foto:
Pelaku Penyanderaan Petugas Bandara di Kazakhstan. Foto:


RADAR JOGJA - Viral, sebuah aksi heroik terjadi di salah satu bandara di Kazakhstan, ketika seorang pria berhasil menyelamatkan sandera wanita dari pelaku yang mengamuk.

Pria tersebut diketahui bernama Musa Abraimov, seorang mantan petinju World Boxing Council (WBC) berusia 50 tahun.

Kejadian bermula saat seorang pria tiba-tiba mengamuk dan menyandera seorang petugas wanita dengan mencengkeram rambutnya sambil mengancam dengan sebilah pisau.

Korban tampak ketakutan, sementara situasi semakin mencekam.

Di tengah kepanikan, Musa Abraimov muncul dan dengan berani menawarkan dirinya untuk menggantikan wanita tersebut sebagai sandera.


Setelah mendapatkan momentum yang tepat, Abraimov dengan sigap merebut pisau dari tangan pelaku.

Aksi heroiknya langsung dimanfaatkan oleh polisi bandara yang bergerak cepat untuk melumpuhkan pelaku dan mengamankannya.


Keberanian luar biasa Musa Abraimov mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

WBC (World Boxing Council) secara resmi menganugerahinya gelar "Hero of Humanity" sebagai bentuk penghormatan atas aksinya yang menginspirasi.

Tak hanya itu, Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, juga memberikan penghargaan khusus atas keberaniannya dalam menghadapi situasi berbahaya.


Aksi ini menjadi sorotan dunia dan mendapat pujian luas dari masyarakat.

Musa Abraimov tidak hanya menunjukkan keberanian, tetapi juga jiwa kepahlawanan yang luar biasa dalam menghadapi situasi darurat. (Adam Jourdi Alfayed)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#presiden kazakhstan #Kassym-Jomart Tokayev #aksi heroik #mantan petinju World Boxing Council #Mantan Petinju WBC Selamatkan Sandera di Bandara Kazakhstan #penghargaan #Musa Abraimov