KEBUMEN - Sri Sulastri, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Petanahan, Kecamatan Petanahan dipulangkan ke kampung halaman. Wanita yang bekerja di Taiwan ini terpaksa dipulangkan karena mengalami pendarahan otak.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kebumen Budhi Suwanto mengatakan, pemulangan Sri Sulastri telah diserah terimakan kepada pihak keluarga. PMI tersebut mengalami pendarahan otak nontraumatik yang mengakibatkan stroke. "Sudah diantar ke rumah, disaksikan langsung keluarga dan RT setempat," ucapnya, Kamis (6/2).
Budhi menjelaskan, pemulangan Sri Sulastri difasilitasi Badan Perlindungan Pelayanan dan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah. Sebelumnya dipulangkan ke tanah air, PMI tersebut telah menjalani perawatan intensif di Feng Yuan Hospital Ministry of Health and Welfare, Taichung.
Dia memastikan pemulangan PMI tersebut telah sesuai prosedur dan mencukupi seluruh syarat dokumen administrasi. "Begitu sampai Indonesia, beliau perawatan di RS Polri sampai diperbolehkan rawat jalan di rumah sakit Kebumen," ujarnya.
Budhi meminta, agar PMI asal Kebumen segera berkoordinasi dengan pihak terkait jika mengalami kendala di tempat kerja. Dia juga mengimbau bagi calon PMI untuk menyiapkan segala hal teknis sebelum berangkat ke negara tujuan.
Selain itu, tidak mudah percaya dengan oknum atau penyalur yang menjanjikan bekerja di luar negeri. "Kami pribadi atau secara institusi ikut perihatin, semoga belia segera diberi kesembuhan," ungkapnya.
Ketua Migrant Care Kebumen Saiful Anas meminta agar dinas terkait memastikan kondisi Sri Sulastri pascakepulangan ke kampung halaman. Dia pun tak ingin PMI tersebut harus merasakan dampak ketika dari dinas abai terhadap tugas dan tanggung jawabnya. "Recovery harus diperhatikan. Jangan cuma pulang, bubar begitu saja," ucapnya. (fid/pra)