RADAR JOGJA - Penyidik di Argentina telah mengungkapkan bahwa kematian Liam Payne, yang jatuh dari lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires pada 16 Oktober 2024, bukan disebabkan bunuh diri.
Hal ini disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh kantor kejaksaan publik Argentina pada 7 November 2024.
Penyidik menegaskan bahwa setelah melakukan penyelidikan mendalam, mereka menemukan bukti yang menunjukkan bahwa kematian Liam Payne melibatkan tindakan pihak ketiga.
Terkait dengan kasus ini, pihak berwenang Argentina telah menangkap tiga orang yang kini didakwa dengan berbagai tuduhan.
Mereka dijerat dengan tuduhan memasok dan memfasilitasi narkotika, serta menelantarkan korban hingga menyebabkan kematian.
Meskipun demikian, pihak kejaksaan masih belum mengungkapkan nama-nama para tersangka.
Salah satu tersangka adalah seseorang yang diketahui menemani Liam selama berada di Buenos Aires.
Tersangka lainnya adalah seorang karyawan hotel yang diduga memasok kokain kepada Liam pada saat kejadian.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, dan pihak kejaksaan memastikan bahwa mereka akan terus mengusut tuntas kasus ini untuk mengungkap kebenaran yang sebenarnya.
Kasus ini mendapat perhatian besar di seluruh dunia, mengingat Liam Payne adalah seorang selebriti internasional yang dikenal sebagai anggota boyband One Direction.
Meski demikian, keluarga dan teman-teman Liam masih berduka atas kehilangan yang tragis ini dan belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan.
Dengan temuan terbaru ini, pihak berwenang berharap dapat memberikan keadilan bagi keluarga dan orang-orang terdekat Liam Payne, sekaligus memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (Martinus Jonathan Nainggolan)
Editor : Meitika Candra Lantiva