RADAR JOGJA - Israel secara tegas meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris.
IRGC adalah angkatan bersenjata negara Iran yang bertugas membela rezim revolusioner Iran.
Permintaan ini muncul setelah Iran meluncurkan 200 rudal balistik ke wilayah Israel pada Selasa malam (1/10/2024), memicu kemarahan besar di kalangan pejabat Israel.
Dalam surat resmi yang diajukan ke Dewan Keamanan PBB, perwakilan Israel Danny Danon mendesak, agar dewan tersebut segera menggelar rapat darurat untuk merespon serangan rudal Iran tersebut.
Danon menekankan bahwa langkah ini sangat penting untuk memastikan Iran dikenai sanksi keras atas pelanggaran-pelanggaran yang terus mereka lakukan.
Selain itu, Danon dengan tegas meminta DK PBB untuk menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris. Dia menegaskan bahwa tindakan tersebut sudah lama ditunggu.
Surat ini pun dipublikasikan melalui media sosial X yang menambah perhatian internasional pada konflik ini.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu langsung menegaskan bahwa serangan Iran tersebut akan mendapatkan balasan setimpal.
Dalam pertemuan kabinet keamanan yang berlangsung tak lama setelah serangan terjadi, Netanyahu menegaskan, Iran telah membuat "kesalahan besar" dan berjanji bahwa mereka akan membayar mahal atas tindakan tersebut.
Meskipun serangan rudal balistik Iran terhitung masif, Netanyahu menyebut sebagian besar serangan tersebut berhasil digagalkan berkat sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome, yang diakui sebagai salah satu yang paling canggih di dunia.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Amerika Serikat atas dukungannya dalam memperkuat pertahanan Israel.
Netanyahu juga memperingatkan bahwa siapapun yang menyerang Israel akan menghadapi konsekuensi berat.
Dia menyebut beberapa tokoh dari kelompok militan seperti Hamas dan Hezbollah, menekankan bahwa musuh-musuh Israel akan segera memahami bahwa serangan terhadap negara itu hanya akan berakhir dengan pembalasan yang keras.