Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Serangan Udara Israel di Beirut: Komandan Hizbullah Tewas, Lima Anak Jadi Korban di Tengah Konflik Memanas

Izzatul Akmal Fikri • Senin, 23 September 2024 | 18:23 WIB

Wilayah pinggiran ibu kota Beirut yang menjadi sasaran serangan drone Israel.
Wilayah pinggiran ibu kota Beirut yang menjadi sasaran serangan drone Israel.


RADAR JOGJA - Lima anak dilaporkan menjadi korban dalam serangan udara yang dilancarkan oleh militer Israel di Beirut, Lebanon, pada Jumat (20/9/2024) waktu setempat.

Kantor berita Lebanon, NNA, mengabarkan bahwa serangan tersebut melibatkan jet tempur F-35 yang menargetkan sebuah bangunan di Jamous Street, bagian selatan ibu kota Beirut.

Serangan ini bertepatan dengan serangan roket yang dilakukan kelompok milisi Hizbullah Lebanon ke wilayah utara Israel, yang terdiri dari 150 roket.

Namun, pemerintah Israel mengklaim bahwa tidak ada korban jiwa akibat serangan balasan Hizbullah tersebut.

Sebelumnya, militer Israel telah menghancurkan lebih dari 100 peluncur roket milik Hizbullah.

Menurut laporan Al Jazeera, serangan ini termasuk yang paling intens dalam sejarah konflik antara Israel dan Hizbullah.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa jet tempur mereka berhasil melumpuhkan peluncur-peluncur roket yang sudah dalam kondisi siap meluncurkan 1.000 barel roket ke arah Israel.

Tidak hanya menghancurkan peluncur roket, militer Israel juga mengakui bahwa mereka telah menyerang sejumlah gedung dan gudang senjata milik Hizbullah.

Tujuan dari operasi ini, menurut militer Israel, adalah untuk melemahkan infrastruktur militer dan kemampuan teror Hizbullah.

Sementara itu, serangan ini juga menewaskan Ibrahim Aqil, komandan unit elit Hizbullah yang dikenal sebagai unit Radwan. AFP melaporkan bahwa Aqil menjadi target utama dalam serangan yang menghantam benteng pertahanan Hizbullah di selatan Beirut.

Selain menewaskan Aqil, serangan Israel tersebut juga mengakibatkan lima korban jiwa dan melukai 17 orang lainnya.

Militer Israel mengklaim bahwa serangan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghancurkan infrastruktur teror Hizbullah, yang selama ini dianggap menjadi ancaman bagi keamanan nasional Israel.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#konflik israel dan hizbullah #Serangan Udara Israel #militer israel #hizbullah #Agresi Militer Israel