RADAR JOGJA-Lebih dari 200 balon berisi berbagai macam sampah dikirim oleh Korea Utara (Korut), dan mendarat di sejumlah wilayah di Korea Selatan (Korsel). Balon-balon tersebut berisikan botol plastik, baterai, bagian-bagian sepatu, hingga kotoran hewan.
Berdasarkan informasi yang diambil dari beberapa sumber, sebelumnya Korea Utara juga pernah mengirimkan balon-balon serupa. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2016 dan 2018 lalu, insiden ini merupakan serangan balon terbesar yang pernah dilakukan oleh Korea Utara ke Korea Selatan.
Serangan balon berisi sampah yang dikirimkan Korea Utara ini bukan tanpa sebab. Melainkan sebagai bentuk balasan terhadap Korea Selatan yang telah mengirimkan selebaran anti-Korut beberapa waktu lalu.
“Tindakan Korea Utara ini jelas melanggar hukum internasional dan secara serius mengancam keselamatan rakyat kami. (Kami) dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk segera menghentikan tindakannya yang tidak manusiawi dan vulgar ini,” demikian keterangan dari Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) yang dikutip dari Korea Times.
Disisi lain, secara teknis Korea Utara dengan Korea Selatan masih berperang lantaran Perang Korea yang terjadi pada tahun 1950-1953 lalu yang tidak berakhir dengan perjanjian damai, melainkan dengan genjatan senjata.***
Editor : Iwa Ikhwanudin