Dilansir Jawa Pos, Ali bersama rombongannya tiba di lokasi katering pertama di Baharhar sekitar pukul 23.00 WAS.
Setelah itu rombongan menuju ke lokasi kedua yaitu katering Meez Marry.
Ali mengatakan bahwa sidak tersebut dilakukan agar memastikan proses memasak konsumsi jamaah haji sesuai dengan kesepakatan sesuai kontrak kerja sama.
“Kita Daker Madinah melakukan sidak secara langsung ke dapur Baharbar ini untuk memastikan bahwa prosesi untuk masak konsumsi jamaah haji sudah berjalan sesuai ketentuan yang disepakati dengan kontrak,” ujar Ali, pada Rabu (22/5).
Setelah tiba di lokasi katering, Ali dan rombongan mengecek dapur katering, stok bahan baku, proses memasak makanan hingga pengemasan yang dilakukan.
“Kita memastikan proses makanan, dari bahan baku sampai pengemasan. Disini sudah sesuai ketentuan yang disepakati dengan dapur dan pemerintah Indonesia. Kita juga sempat mencicipi semua menu, rasanya sudah sesuai dengan citarasa Nusantara, baik menu regular maupun menu lansia,” ujarnya.
“Menunya enak, ayamnya cocok, kentang cocok di lidah, dan insyaallah jamaah kita cocok dengan layanan konsumsi di dapur ini,” tambahnya.
Baca Juga: Agen Mbappe Terkait Kepindahan Sang Pemain: Kalian Semua Pasti Sudah Mengetahuinya
Baca Juga: Dokter Gadungan PSS Dituntut Tiga Tahun, Manajemen Sebut sebagai Pembelajaran ke Depan
Ali mengatakan dapur tersebut menyiapkan 4.000 porsi, baik menu selamat datang untuk jamaah yang baru tiba, maupun jamaah yang tinggal di hotel.
“Dari dapur ini semua sudah memadai sesuai dengan kontrak,” ujar Ali.