RADAR JOGJA – Cuaca ekstrem melanda Uni Emirat Arab. Cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satunya di Emirat Dubai.
Hujan lebat disertai badai petir menerjang kota ini. Banjir mulai terasa sejak Selasa (16/04/2024).
Diketahui bahwa banjir tersebut merupakan peristiwa terparah yang terjadi setelah 75 tahun, terakhir pada tahun 1949.
Banjir tersebut merendam jalanan, rumah-rumah, hingga tempat-tempat penting lainnya, dan dalam sekejap mengubah Dubai menjadi seperti lautan air.
Badai petir juga menyambar Gedung pencakar langit, Burj Khalifa.
Kejadian ini terekam dalam video yang dibagikan oleh akun X @WordGateWeather.
Terlihat dalam video petir-petir menyambar bagian atas dari Burj Khalifa.
Dubai sendiri terkenal sebagai salah satu kota UAE yang paling modern.
Namun sayangnya, karena memang jarang terguyur hujan, kota ini tidak menyediakan saluran air atau drainase untuk mengantisipasi jika turun hujan.
Oleh karena itu, banjir yang terjadi di tahun ini pun belum juga surut.
Akibat dari cuaca ekstrim dan banjir tersebut, aktivitas penerbangan disana juga mengalami delay untuk penerimaan kedatangan.
Bandara Internasional Dubai pun mencatat sebagai bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional pada Selasa (16/04/2024) malam.
Akibatnya, pada Rabu 17 April 2024, beberapa aktivitas harian pun diberhentikan sementara dan otoritas pemerintahan disana mengimbau untuk diberlakukannya WFH.
Namun, tetap saja, masih ada beberapa orang yang mencoba menerobos banjir tersebut menggunakan kendaraan pribadi.
Banyak pula mobil mewah yang terparkir di pinggir jalan terendam dan dibiarkan begitu saja.
Tak hanya Dubai, Negara lain di Timur Tengah juga terdampak akibat cuaca ekstrim tersebut, di antaranya adalah Oman, Qatar hingga Bahrain.
Mengutip dari apnews.com, di Oman sendiri, diketahui sebanyak 18 orang dinyatakan tewas, dimana 10 diantaranya adalah anak-anak.
Oman menjadi negara terparah buntut dari banjir tersebut.
Arus banjir di Oman sangat deras dan menyapu apa saja yang berada di dekatnya.
Tim penyelamat pun dikerahkan pemerintah Oman untuk mengevakuasi warganya dengan menggunakan helikopter.
Video aksi penyelamatan tersebut dibagikan oleh akun X @Alarabiya_Oman.
Editor : Meitika Candra Lantiva