Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Vladimir Putin Dorong Pengembangan Konsol Game Rusia untuk Bersaing dengan PlayStation dan Xbox

Cici Jusnia • Selasa, 2 April 2024 | 23:05 WIB
Vladimir Putin (Picture: Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Vladimir Putin (Picture: Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

RADAR JOGJA - Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah menetapkan target ambisius bagi pemerintahannya untuk mengembangkan konsol game domestik yang mampu bersaing dengan dua raksasa industri game, yaitu PlayStation dan Xbox.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat industri game nasional dan mengurangi ketergantungan pada perusahaan-perusahaan game asing, terutama dari Amerika Serikat.

Dilansir dari Metro UK pada Selasa (2/4), Putin menginstruksikan pemerintahannya untuk mengeksplorasi kemungkinan pembuatan konsol game di Rusia dalam sebuah pertemuan terkait pembangunan sosial-ekonomi di Wilayah Kaliningrad.

Dalam pernyataan resminya, Putin menyatakan keinginannya agar konsol game buatan Rusia dapat bersaing secara langsung dengan produk-produk PlayStation dan Xbox.

Selain fokus pada pembuatan konsol game, Putin juga meminta Kabinet Menterinya untuk mempertimbangkan pembuatan sistem operasi (OS) dan cloud khusus untuk mendukung industri game di Rusia.

Hal ini bertujuan untuk memberikan infrastruktur yang diperlukan bagi gamer di Rusia untuk mengakses dan men-download game atau aplikasi melalui konsol buatan dalam negeri.

Batas waktu pelaksanaan perintah tersebut ditetapkan hingga 15 Juni 2024. Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mushustin, telah ditunjuk sebagai orang yang bertanggung jawab dalam mengawasi dan mewujudkan perintah dari Presiden Putin.

Keputusan Presiden Putin ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran atas dominasi game dan pengembang asal Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Rusia menganggap sejumlah game buatan pengembang AS sebagai pro-LGBTQ, yang mana hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut oleh Rusia.

Sebelumnya, Organisasi untuk Pengembangan Industri Video Game (RVI) telah menyampaikan rencana lima tahun kepada pemerintah pada bulan Februari 2024.

Rencana tersebut mencakup pembuatan konsol game secara penuh pada tahun 2026-2027. Tampaknya, pemerintah Rusia berupaya untuk menindaklanjuti rencana tersebut dengan serius.

Di sisi lain, Sony dikabarkan sedang mengembangkan konsol PlayStation 5 Pro, yang diharapkan memiliki performa tiga kali lebih cepat dari konsol PS5 saat ini.

Informasi ini diungkapkan oleh YouTuber Moore's Law is Dead, yang mengklaim telah mendapatkan akses dokumen spesifikasi PS5 Pro.

Langkah Putin ini tampaknya bukan hanya tentang persaingan di pasar game, tetapi juga sebagai upaya untuk mengembangkan industri game asli Rusia.

Hal ini menunjukkan keseriusan Rusia dalam menghadapi dominasi perusahaan game asal AS dan mengukuhkan posisinya di kancah internasional.

Editor : Bahana.
#playstation #vladimir putin #xbox #konsol game