RADAR JOGJA - Sebuah cerita ajaib muncul dari kota pegunungan di California ketika seorang kakek, Theodorus Struyck, 65 tahun, atau yang akrab disapa Theo, tiba-tiba menjadi jutawan setelah memenangkan lotere Powerball senilai USD1,765 miliar atau sekitar Rp28 triliun.
Kemenangan ini menjadikannya salah satu pemenang lotere terbesar dalam sejarah, memicu kehebohan dan spekulasi di seantero negeri.
Dilansir dari NY Post pada Jumat (29/3), Theo tinggal di dekat Pasar Midway di Frazier Park, sekitar 77 mil selatan Bakersfield, menjadi bagian dari kelompok pemenang yang beruntung setelah membeli tiket di tempat tersebut.
Keberuntungan besar ini membuatnya menjadi pusat perhatian, meskipun sebelumnya ia hanya menikmati kehidupan tenang di komunitas pegunungan.
Tetangga-tetangga yang ditemui oleh media lokal menggambarkan Theo sebagai sosok yang penyayang terhadap cucu-cucunya dan senang berada di sekitar mereka.
Namun, keberhasilannya dalam lotere membuatnya harus menghadapi sorotan publik yang tak terduga.
Bahkan, Theo sampai-sampai memasang tanda 'Dilarang Masuk Tanpa Izin' di depan rumahnya untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan.
Meskipun aturan lotere California mewajibkan pemenang untuk mengungkapkan identitas mereka, Theo awalnya mempertimbangkan opsi anonimitas.
Namun, akhirnya ia memutuskan untuk berbagi kebahagiaan dengan dunia dengan mengungkapkan dirinya sebagai pemenang.
Hal ini memicu berbagai spekulasi dan tanda tanya di antara tetangga dan warga sekitar.
Jonathan Mathews dan Kevin Woten, dua warga sekitar, memberikan testimoni positif tentang Theo, menggambarkannya sebagai pria keluarga yang menyenangkan dan baik hati.
Namun, mereka juga mengakui rasa penasaran dan kekhawatiran mereka mengapa Theo membutuhkan waktu yang begitu lama untuk mengklaim hadiahnya.
Seiring berjalannya waktu, Theo menjadi topik pembicaraan hangat di komunitasnya.
Spekulasi tentang rencana dan impian Theo setelah mendapatkan kekayaan mendadak ini tersebar luas di kalangan tetangga-tetangganya.
Kisah kemenangan Theo juga mencakup detail kehidupan sehari-harinya, termasuk kunjungannya ke toko serba ada setempat, Midway Market & Liquor, yang dimiliki oleh Nidal "Andy" Khalil.
Khalil, pemilik toko tempat Theo membeli tiketnya, merasa lega ketika tiket tersebut akhirnya diklaim.
Namun, ia juga mengungkapkan kekhawatiran karena tiket tersebut tidak diklaim selama lima bulan lamanya.