Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prajurit Aktif Angkatan Udara Amerika Serikat Bakar Diri di Depan Kedubes Israel, Serukan Hal Ini hingga Akhir Hidupnya

Dwi Putri Birgita Lumban Nahor • Rabu, 28 Februari 2024 | 15:34 WIB
BELA: Aaron Bushnell, tentara AS yang viral usai akhiri hidup demi bela Palestina.
BELA: Aaron Bushnell, tentara AS yang viral usai akhiri hidup demi bela Palestina.

RADAR JOGJA – Seorang anggota aktif Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) membakar dirinya sendiri di luar Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Washington, Amerika Serikat, pada hari Minggu 25 Februari 2024.

Aksi ini dilakukannya sebagai bentuk protes atas perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung, yang situasinya disebut sebagai genosida. 


Dari unggahan jurnalis independen Talia Jane pada akun X pribadinya, diketahui bahwa prajurit tersebut bernama Aaron Bushnell yang berusia 25 tahun.


Dalam aksinya, Aaron berulang kali menyerukan pernyataan “Bebaskan Palestina” hingga tubuhnya ambruk dilalap api.


Aaron dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya.


Aksinya ini direkamnya dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial X.


Dalam video, Aaron memperkenalkan dirinya sebagai prajurit aktif yang tidak ingin lagi menyaksikan penderitaan rakyat Palestina.


“Nama saya Aaron Bushnell, saya adalah anggota aktif Angkatan Udara Amerika Serikat dan saya tidak akan lagi terlibat dalam genosida,” kata Aaron sebagaimana dalam rekaman video yang beredar.


“Saya akan melakukan aksi protes ekstrem, namun dibandingkan dengan apa yang dialami rakyat Palestina di tangan penjajah, aksi tersebut tidak ekstrem sama sekali. Inilah yang dianggap normal oleh kelas penguasa,” tambahnya.

Dalam rekaman video menampilkan Aaron berjalan ke halaman Kedubes Israel, meletakkan ponselnya ke tanah, dan menuangkan cairan tak dikenal dari botol ke tubuhnya. Lalu, menyalakannya sambil meneriakkan "Bebaskan Palestina" berulang kali.


Kemudian terlihat petugas penegak hukum yang berteriak pada Bushnell agar mengurungkan aksinya. Namun, terlambat.


Seorang lainnya malah menodongkan pistol ke arahnya saat Aaron akhirnya terjatuh ke tanah sambil mengerang kesakitan.


Petugas tersebut tetap siaga dengan pistolnya ketiga petugas lain menyemprotnya dengan alat pemadam kebakaran.


Api telah dipadamkan oleh Dinas Rahasia AS ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, dilansir dari Newsweek.


“Juru bicara MPD mengatakan petugas telah merespons sekitar pukul 1 siang untuk membantu Dinas Rahasia. Departemen tersebut bekerja sama dengan Dinas Rahasia dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak untuk menyelidiki insiden,” katanya. (Dwi Putri Birgita Lumban Nahor)

Editor : Amin Surachmad
#Bebaskan Palestina #Angkatan Udara Amerika Serikat