Sebagian karyawan yang dipecat hanya bekerja beberapa bulan, sebelum X memecat mereka pada November 2022.
Melansir dari Techindozone, para karyawan yang dipecat mengancam akan menuntur X ke pengadilan, karena gagal membayar uang pesangon yang telah dijanjikan.
Pihak X sebelumnya telah mengatakan bahwa perusahaan telah membayar mantan karyawan sepenuhnya.
Elon musk yang mengambil alih perusahaan pada tahun 2022, melalukan pemutusan hubungan kerja global massal terhadap karyawan, memecat lebih dari 6.000 orang.
Adency Seven Seven, perusahaan yang memberikan representasi hukum kepada staf, mengatakan telah berhasil dalam upayanya untuk mendapatkan penyelesaian pesangon dan biaya repatriasi untuk staf asing, meskipun tidak menyebutkan jumlah pembayaran.
“Mereka sangat senang akhirnya bisa mendapatkan hak mereka, menyelesaikan ini, dan melihat ke masa depan,” kata Carla Olympio dari Agency Seven Seven kepada BBC.
Tahun lalu, mantan staf yang dipecat memberi tahu BBC bahwa perlakuan mereka oleh X telah merusak kesehatan mental dan keuangan mereka.
“Sulit ketika orang terkaya di dunia berutang uang dan penutupan padamu,” ujar salah satu dari mereka.
Editor : Bahana.