Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dulunya Kompleks Masjid, Simak Kisah Kelam Di Balik Pembukaan Kuil Rama di India

Fatimah Rizqi Zanjabil • Senin, 22 Januari 2024 | 22:03 WIB

Potret kompleks kuil Rama di india sehari sebelum peresmian pada Senin  (22/1)
Potret kompleks kuil Rama di india sehari sebelum peresmian pada Senin (22/1)
RADAR JOGJA - Rencana pembukaan Kuil Rama yang akan segera diresmikan pada tanggal 22 Januari 2024 ini kini menjadi kontroversi di India dan telah menarik perhatian serta mengundang berbagai reaksi dari masyarakat.

Kisah kelam di balik pembangunan ini memunculkan sejumlah petanyaan sekaligus kontradiksi. Simak kisah lengkapnya berikut ini.

Menjelang peresmian kuil Rama pada tanggal 22 Januari 2024 di kota Ayodhya, India, jutaan umat Hindu India bersukacita.

Kuil yang dipercaya sebagai tempat kelahiran Dewa Rama ini rencananya akan diresmikan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sejumlah kalangan Hindu di India menjelaskan peresmian kuil Rama di kota Ayodhya, negara bagian Uttar Pradesh, India merupakan momen puncak kebangkitan Hindu pasca penaklukan dan penjajahan selama berabad-abad oleh pasukan Muslim India.

Tidak hanya itu, peresmian kuil Rama tersebut juga dinilai sebagai bentuk promosi Perdana Menteri Modi yang memang dikenal sebagai figur yang religius.

Apabila berjalan lancar, pemilihan umum India akan digelar pada Mei 2024 mendatang.

Namun dibalik peresmian Candi Rama terdapat kisah kelam, dimana Sebelumnya, di lokasi ini berdiri sebuah masjid yang memiliki sejarah panjang dan menjadi pusat peribadatan bagi komunitas Muslim setempat.

Puncaknya, di tahun 1992, sebuah masjid yang berdiri di atas lahan sengketa tersebut diruntuhkan dan kemudian digantikan dengan Candi Rama.

Pada kenyataannya, masjid tersebut telah berada di tempat ini sejak abad ke-16.

Para umat Hindu India menyatakan bahwa kawasan tersebut merupakan tempat kelahiran Dewa Rama, yang merupakan salah satu dewa yang disakralkan oleh umat Hindu.

Tetapi kemudian datanglah Muslim Mughal yang meruntuhkan kuil tersebut dan mendirikan masjid di sana pada tahun 1528.

Baca Juga: Semarakkan Hari Bhakti Imigrasi Ke-74, Kantor Imigrasi Yogyakarta Gelar Jalan Sehat dan Berbagai Kegiatan Sosial

Kemudian pada tahun 2019, Pengadilan Tinggi menetapkan bahwa lahan tersebut merupakan milik umat Hindu dan memutuskan untuk membagikan sebidang tanah kepada komunitas Muslim di Ayodhya.

Masyarakat pun terbagi secara berbeda dalam menyikapi perubahan ini.

Sebagian melihatnya sebagai sebuah kemajuan dalam melestarikan keanekaragaman budaya, sebagian lainnya menyebutnya sebagai tindakan menghina.

Kompleks kuil Rama ini sendiri didirikan dari 600.000 meter kubik batu pasir merah muda dan marmer putih senilai USD 180 juta.

Menurut laporan, di akhir tahun 2025, kuil Rama akan menjadi kuil Hindu terbesar di India.

Editor : Bahana.
#Rama #kuil #india