JOGJA - Tiga pilar Kelurahan Wirogunan yang terdiri atas Bhabinkamtibmas Polsek Mergangsan Aipda Ervan WS, Babinsa, dan Kasi Trantib Kelurahan Wirogunan menggelar kegiatan sambang wilayah, Rabu (16/9/2026) pagi. Aksi cepat tanggap ini dilakukan untuk menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja.
Dalam kegiatan itu, petugas menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi perhatian warga. Terkait permasalahan sampah, petugas mendatangi kediaman SY di RT 15 Kampung Surokarsan guna menanggapi aduan bau tidak sedap dari sampah penggerobak. Petugas mengimbau agar sampah yang terkumpul segera dikirim ke depo sampah demi menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, edukasi penanganan hewan peliharaan juga diberikan kepada Ibu YT di RW 15 Kampung Mergangsan Lor terkait aduan bau kotoran kucing, dengan mengimbau penyediaan wadah pasir khusus dan menjaga agar hewan tidak berkeliaran secara liar. Imbauan serupa disampaikan kepada Ibu SW di RW 24 Mergangsan Kidul agar menjaga kebersihan kandang burung merpati serta melepasnya secara bergantian supaya tidak mengganggu tetangga.
Baca Juga: Gempa M5,1 Guncang Maluku Utara, Getaran Dirasakan hingga Ternate dan Manado
Tidak hanya merespons aduan warga, Bhabinkamtibmas bersama Unit Intelkam Polsek Mergangsan turut mempererat silaturahmi kemitraan dengan menyambangi Asrama Papua Raja Ampat di Jalan Tohpati, Kampung Nyutran. Dalam kunjungan itu, petugas menjalin komunikasi hangat bersama Ketua Asrama Andreas untuk mengajak seluruh penghuni asrama menjaga kondusivitas wilayah.
Guna mengantisipasi potensi bahaya di musim kemarau, Aipda Ervan WS juga menyosialisasikan pencegahan kebakaran di setiap titik lokasi kunjunganya. Warga diingatkan untuk mengawasi sumber api seperti tidak membakar sampah sembarangan, memastikan kompor atau lilin padam sempurna, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Petugas juga menekankan kewaspadaan kelistrikan dengan mencabut steker yang tidak terpakai, menghindari colokan bertumpuk, dan rutin memeriksa instalasi kabel. Warga turut didorong untuk menyiapkan APAR, menjauhkan pemantik api dari jangkauan anak-anak, serta memahami jalur evakuasi darurat.
Baca Juga: Jokowi Sambangi Korban Gempa di Pulau Palue, Bermalam di Tenda Pengungsian
Ervan WS menyampaikan, kehadiran tiga pilar merupakan wujud pelayanan responsif dalam menyelesaikan dinamika permasalahan warga secara kekeluargaan. Ia mengimbau masyarakat untuk terus peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mewaspadai potensi kebakaran dari kebiasaan harian. Seluruh rangkaian kegiatan sambang wilayah, penyelesaian aduan, dan sosialisasi itu berlangsung dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif. (laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Polda DIY, radar jojga