Alfamart di Gunungkidul Dirampok, Pelaku Pura-pura Beli Lakban, Karyawan Ditodong Senjata

Dzika Fajar • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:48 WIB
Toko Alfamart di Dusun Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, lokasi terjadinya pencurian dengan kekerasan pada Senin (31/8/2026) malam. (Dok Polres Gunungkidul)
Toko Alfamart di Dusun Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, lokasi terjadinya pencurian dengan kekerasan pada Senin (31/8/2026) malam. (Dok Polres Gunungkidul)

 

GUNUNGKIDUL - Dua pria merampok Toko Alfamart di Dusun Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, Senin (31/8/2026) malam.

Keduanya berpura-pura mencari lakban sebelum melumpuhkan karyawan dan menodongkan senjata.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Gunungkidul, IPTU Tukiran mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.22 WIB.

Kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi yang belum diketahui.

Baca Juga: Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tutup Perjalanan 21 Tahun

"Keduanya langsung masuk ke dalam toko tanpa melepas helm dan menggunakan masker yang menutupi sebagian wajah," kata Tukiran, Selasa (1/9/2026).

Setibanya di dalam toko, kedua pria tersebut berpura-pura sebagai pembeli. Mereka menanyakan lokasi etalase lakban kepada karyawan.

Setelah mendapat petunjuk, keduanya berjalan menuju tempat penyimpanan lakban.

Karena merasa curiga dengan gerak-gerik mereka, seorang karyawan meminta rekannya untuk mengawasi.

Saat karyawan tersebut mendekat, salah satu pelaku tiba-tiba membekap mulutnya menggunakan tangan.

Baca Juga: Segera Mulus, Pemkab Gunungkidul Alokasikan Rp 40 Miliar Tangani Jalan Kabupaten yang Rusak

Pelaku kemudian melakban wajah dan tangan korban.

Pada saat bersamaan, pelaku lainnya mendatangi karyawan yang berada di meja kasir.

Ia menodongkan benda yang diduga pistol dan meminta korban menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.

Korban kemudian menunjukkan lokasi gudang tempat brankas berada. Kedua pelaku membawa karyawan masuk ke gudang tersebut.

Di dalam gudang, salah satu korban masih berada di bawah ancaman senjata.

Pelaku kemudian meminta korban membuka brankas. 

Baca Juga: Tim Unair Surabaya Best Team, UGM Jogja Runner-Up III, Genera-Z Berbakti 2026 Berakhir

Selain menodongkan pistol, pelaku juga membawa pisau.
Setelah brankas terbuka, pelaku mengambil uang tunai yang tersimpan di dalamnya.

Namun, aksi kedua pelaku akhirnya terhenti ketika seorang pembeli masuk ke dalam toko.

"Beberapa saat kemudian terdengar ada pembeli masuk ke dalam toko dan para pelaku langsung melarikan diri," ujar Tukiran.

Kedua pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih. Nomor polisi kendaraan tersebut belum diketahui.

Akibat kejadian itu, Alfamart mengalami kerugian sekitar Rp 10,6 juta.

Polisi yang menerima laporan kejadian tersebut langsung melakukan penanganan dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Aksi Nekat Pria Tanpa Identitas Panjat Tebing Pantai Drini Bikin Geger, Tim SAR Turun Tangan

Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengumpulkan informasi terkait ciri-ciri pelaku maupun kronologi peristiwa.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kedua pelaku, termasuk menelusuri sejumlah petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian.

Petugas juga memburu kedua pelaku yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. (cr1)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Karyawan Alfamart Alfamart di Gunungkidul Dirampok Pelaku Pura-pura Beli Lakban Karyawan Ditodong Senjata Polres Gunungkidul