Gerebek Kampung Bahari, BNN dan Brimob Dihadang Massa, Petugas Gunakan Gas Air Mata

Muhammad Rizal Kurniawan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:38 WIB
 Penggerebekan kawasan Kampung Bahar
Penggerebekan kawasan Kampung Bahar

JAKARTA – Penggerebekan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlangsung tegang, Kamis (13/8/2026). Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama personel Brimob mendatangi kawasan tersebut untuk mengembangkan kasus dugaan peredaran narkotika.

Petugas datang dengan pengamanan lengkap. Sejumlah personel terlihat mengenakan rompi antipeluru dan helm saat melakukan penyisiran serta penindakan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Situasi di lokasi kemudian memanas ketika petugas hendak melakukan penangkapan. Massa yang berada di sekitar lokasi disebut memberikan perlawanan kepada aparat.

Baca Juga: Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Sang Gelandang Bertahan di Liverpool

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah tembakan mercon dilaporkan diarahkan ke arah petugas. Aparat kemudian berupaya mengendalikan situasi dengan memukul mundur massa dan menggunakan gas air mata.

Meski mendapat perlawanan, petugas tetap melanjutkan operasi dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Barang bukti yang diamankan antara lain narkotika, uang tunai, senjata tajam, hingga senjata api. Sejumlah orang yang diduga berperan sebagai bandar narkoba juga diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini disusun, personel BNN bersama Brimob masih melakukan pendataan dan penghitungan terhadap seluruh barang bukti hasil operasi.

Penjagaan di sekitar Kampung Bahari juga diperketat untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan sekaligus memastikan kondisi tetap kondusif.



Editor : Bahana.
Kampung Bahari Penggerebekan Narkoba brimob tanjung priok BNN