RADAR JOGJA - Serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang menembak mati pilot asal Amerika Serikat (AS) Nicholas F Goselin (29) menjadi sorotan publik.
Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua membeberkan hasil pemeriksaan jasad pilot warga negara asing (WNA) insiden pembakaran pesawat di Papua.
Terbaru, hasil pemeriksaan jenazah mengungkapkan adanya sejumlah luka terbuka di tubuh korban.
Kendati begitu, pihak rumah sakit memutuskan tidak melakukan autopsi terhadap jenazah Nicholas F Goselin yang kini sudah diserahkan kepada PT AMA.
Sebab, kondisi kematian korban bisa diketahui melalui pemeriksaan luar yang didukung hasil radiologi.
"Kondisi jenazah sudah cukup menjelaskan penyebab kematian, sehingga autopsi tidak dinilai perlu dilakukan," ungkap Karumkit RS Bhayangkara Polda Papua dr Rommy Sebastian, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Demi Sekolah Adik dan Ubah Nasib: Cerita Haru Peserta Seleksi Magang Jepang 2026 di Jateng
Diungkapkan, hasil pemeriksaan didapati adanya lintasan peluru yang masuk kemudian keluar merusak dasar tengkorak.
Kondisi inilah yang pada akhirnya menewaskan sang pilot tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva