Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikhianati Teman Sendiri, Tantri Kotak Jadi Korban Dugaan Penipuan Rp10 Miliar

Tita Aurelia Pitaloka • Rabu, 24 Juni 2026 | 11:14 WIB
Postingan feeds & Story Instagram akun pribadi Tanti Syalindri (Sumber: instagram.com/tantrisyalindri)
Postingan feeds & Story Instagram akun pribadi Tanti Syalindri (Sumber: instagram.com/tantrisyalindri)

Kabar mengejutkan datang dari vokalis band Kotak, Tantri Syalindri. Melalui unggahan emosional di media sosial pribadinya, Tantri mengaku sedang berada dalam kondisi mental yang sangat terpuruk setelah menjadi korban dugaan penipuan dengan total kerugian yang sangat fantastis, yakni mencapai hampir Rp10 miliar.

Lebih menyakitkan lagi, terduga pelaku penipuan tersebut ternyata adalah seseorang yang selama ini sudah dianggap sebagai teman dekatnya sendiri. Melalui pernyataan terbuka di Instagram Story miliknya, Tantri secara gamblang menyebutkan nama sosok yang kini tengah dicarinya tersebut.

"Energi yang ku pake sekarang cari tau dimana keberadaan POPPY NUPITASARI," tulis Tantri dengan nada kecewa.

Kronologi Kejadian: Hilang Kontak dan Bawa Kabur Anak

Berdasarkan unggahan curhatan di media sosialnya, Tantri menceritakan bahwa situasi pelik ini mulai diketahuinya secara mendadak di tengah waktu libur bersama keluarga. Kabar buruk yang ia terima melalui grup WhatsApp langsung membuatnya syok, kehilangan nafsu makan, hingga tidak bisa tidur tenang.

Hingga saat ini, terduga pelaku dilaporkan sudah menghilang selama lebih dari 3x24 jam tanpa ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah. Seluruh akun media sosial terduga pelaku terpantau sudah tidak aktif. Tidak hanya itu, nomor kontak pelaku beserta tiga orang anak yang dibawanya pun kini sudah tidak dapat dihubungi.

"Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang. Aku yakin kamu baca entah dari akun apapun. Karena akun kamu udah ga aktif, bahkan semua nomor km dan 3 anakmu yang kamu bawa jg ga aktif. Kamu ga kasian sama anak2 kamu? 😭 Kamu ga kasian sama para korban yang kamu tipu sampe milyaran???" ungkap Tantri mengekspresikan kekecewaannya yang mendalam terhadap hilangnya sang sahabat.

Profesionalitas di Panggung dan Nasib Hak Anak

Meskipun pikiran dan fisiknya terkuras habis karena terus menunggu kabar, Tantri tetap menunjukkan profesionalitasnya sebagai seorang figur publik. Di tengah pencarian intensif, ia tetap harus turun ke lapangan untuk menghibur penonton di atas panggung sekaligus menyelesaikan tugasnya sebagai juri di sebuah acara.

Bagi Tantri, kerugian ini terasa sangat berat karena uang miliaran yang lenyap tersebut merupakan tabungan masa depan yang ia kumpulkan demi menjamin hak anak-anaknya. "Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin HAK ANAK2 YANG GW KUMPULIN SELAMA INI FIX LENYAP! KOK TEGA???" tulisnya pilu.

Kondisi semakin rumit lantaran pihak keluarga dari pelaku terkesan lepas tangan. Tantri menyebutkan bahwa keluarga terduga pelaku mengaku tidak mau tahu dan menyerahkan sepenuhnya keputusan masa depan proses ini kepada para korban.

Korban Lain Berjatuhan, Belum Ajukan Laporan Polisi Resmi

Aksi dugaan penipuan ini ternyata tidak hanya menyasar sang vokalis. Tantri membeberkan bahwa ada banyak korban lain yang terjebak dalam lingkaran penipuan yang dilakukan oleh oknum yang sama, hingga akumulasi total kerugiannya menyentuh angka hampir Rp10 miliar.

Hingga saat ini, Tantri mengaku belum melayangkan Laporan Polisi (LP) secara resmi ke pihak berwajib. Langkah tersebut sengaja ditahan sementara waktu karena para korban masih mengutamakan agar hak-hal keuangan mereka bisa kembali utuh terlebih dahulu.

Tantri pun meminta bantuan kekuatan warganet agar informasi ini disebarkan secara luas demi mempersempit ruang gerak pelaku.

"Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang di total2 hampir 10 M 😭," pungkasnya berharap pelaku dapat segera ditemukan. (Tita Aurelia Pitaloka)

Editor : Bahana.
#tantri kotak #Penipuan