AMP Optimizer Downloaded AMP validation rules Pesta Pernikahan di Purwakarta Berujung Maut, Berikut Kronologi, Polisi Sebut Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pengeroyokan Ayah Mempelai Pengantin - Radar Jogja - Mengupas Keunikan Yogyakarta Lewat Berita
Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pesta Pernikahan di Purwakarta Berujung Maut, Berikut Kronologi, Polisi Sebut Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pengeroyokan Ayah Mempelai Pengantin

Meitika Candra Lantiva • Senin, 6 April 2026 | 14:01 WIB
Suasana pesta pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat berakhir duka, pemilik hajatan dikeroyok sekelompok pria yang minta jatah pungli. (AI Generated)
Suasana pesta pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat berakhir duka, pemilik hajatan dikeroyok sekelompok pria yang minta jatah pungli. (AI Generated)

 

RADAR JOGJA - Pesta pernikahan berujung duka terjadi di Kampung Cikumpay, Desa Kertamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ayah dari mempelai pengantin, Dadang (57) meregang nyawa diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang sebelumnya minta jatah uang penyelenggaraan acara.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sore. 

Jenazah Dadang dimakamkan di TPU Kampung Cijelar, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4/2026) sore.

Baca Juga: Nahas! Pelajar SD Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter saat Sedang Beristirahat, Begini Kondisinya

Pihak keluarga berharap polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan pelaku pengeroyokan sesegera mungkin ditangkap.

Pihak polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Saat ini tim lapangan tengan memburu pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku diduga berjumlah lebih dari dua orang.

Baca Juga: Lapar Setelah Turun di Lempuyangan? Ini Deretan Kuliner Enak Cuma Selangkah dari Stasiun

Kronologi

Peristiwa tragis ini bermula saat korban sedang melangsungkan pesta pernikahan anaknya di Kampung Cikadu.

Di tengah suasana bahagia, datang sekelompok pria berjumlah sekitar 10 orang yang diduga melakukan aksi pemalakan.

Mereka meminta uang jatah saat acara berlangsung.

Dadang pun memberikan uang senilai Rp 100 ribu kepada sejumlah pria tersebut.

Beberapa saat, salah seorang pria itu datang kembali dan meminta uang dengan jumlah yang lebih besar.

Dadang pun menolak permintaan tersebut.

Baca Juga: Fenomena Maraknya Geng Pelajar di Jogja, Pengamat Nilai Ada Krisis Peran Orang Tua dan Tekanan Era Digital

Keributan pun terjadi, hingga ke luar tenda hajatan.

Tiba-tiba datang sekelompok pria seketika mengeroyok Dadang.

Dadang yang seorang diri pun tak kuasa menghadapi gerombolan pria tersebut.

Hingga sebuah benda keras mengayun ke bagian tubuhnya.

Dadang pun jatuh tak sadarkan diri.

Dadang mengalami luka serius hingga tewas.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga: Pajak Reklame Gunungkidul Belum Optimal, Baru Terealisasi 19 Persen pada 2025: Wajib Pajak Masih Ada yang Mangkir Meski Sudah Ditagih

Pihaknya tengah memburu pelaku dan mendalami dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan warga. 

Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menyebut, salah satu pelaku bernama Kendi Renaldi (34 tahun) telah menyerahkan diri ke Polres Purwakarta. 

Enjang memastikan kasus ini terus diselidiki. Pelaku lainnya juga diburu polisi. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pesta Pernikahan di Purwakarta #identitas terduga pelaku #kronologi #korban