Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPR Siapkan Rapat Khusus Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Magang Radar Jogja • Senin, 16 Maret 2026 | 13:48 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

RADAR JOGJA - Kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus, mendapat perhatian serius dari parlemen.

Komisi III DPR RI dijadwalkan menggelar rapat khusus untuk membahas peristiwa tersebut sekaligus memantau proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Rapat itu direncanakan pada Senin (16/3/2026), berlangsung di kompleks parlemen, Jakarta, dan melibatkan Komisi III yang membidangi urusan penegakan hukum serta bermitra dengan sejumlah lembaga seperti kepolisian, kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk memastikan penanganan kasus berjalan secara serius dan transparan.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, mengecam keras aksi kekerasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penyelidikan agar kasus tersebut dapat diusut secara tuntas.

“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional,” kata Habiburokhman dikutip dari Antara News.

Habiburokhman juga meminta agar negara memberikan perhatian penuh terhadap kondisi korban, termasuk memastikan proses pemulihan berjalan maksimal.

“Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” imbuhnya.

Sebelumnya, Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator KontraS menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan cairan diduga air keras.

Insiden tersebut menyebabkan luka pada tangan dan kaki korban serta mengganggu penglihatannya.

Peristiwa itu terjadi setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Saat itu ia tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, sebelum akhirnya diserang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Kasus ini kemudian memicu keprihatinan dari berbagai pihak karena dinilai bukan hanya tindak kriminal biasa, tetapi juga menyangkut keamanan para aktivis yang selama ini menyuarakan isu hak asasi manusia di Indonesia. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dpr #kasus penyiraman air keras #Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman #Rapat Khusus #aktivis hak asasi manusia #aktivis KontraS #Andrie Yunus