GUNUNGKIDUL - Menjelang bulan Ramadan, angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan tren peningkatan.
Kasus yang mendominasi adalah pencurian, baik di permukiman warga maupun fasilitas umum.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Yahya Murray membenarkan adanya kenaikan kasus menjelang Ramadan tahun ini.
Meski belum merinci jumlah pasti, ia menyebut lonjakan terjadi di Bumi Handayani.
“Memang ada peningkatan tingkat kriminalitas menjelang Ramadan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kalau sebelumnya dalam satu kapanewon terjadi satu sampai dua kasus pencurian, sekarang bisa meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, peningkatan kebutuhan ekonomi menjelang Ramadan dan Idul Fitri diduga menjadi salah satu faktor pemicu.
Tren tersebut, kata dia, hampir selalu terjadi setiap tahun.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, trennya memang selalu seperti ini. Menjelang Ramadan angka kriminalitas, terutama kasus pencurian, cenderung meningkat,” jelasnya.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Gunungkidul telah mengintensifkan patroli rutin agar menjaga ketertiban dan menjamin keamanan.
Personel diterjunkan baik di tingkat polres maupun polsek untuk melakukan pengamanan pada pagi, siang, sore hingga malam hari.
“Nanti saat Ramadan, terutama ketika warga melaksanakan salat tarawih, personel akan siaga di desa-desa maupun di jalan-jalan. Pengamanan dilakukan 24 jam, khususnya di titik-titik rawan,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak lengah. Warga diminta memastikan rumah dalam kondisi terkunci saat ditinggal, serta tidak meninggalkan kunci di tempat yang mudah ditemukan.
Kendaraan bermotor maupun barang berharga lainnya juga diharapkan diamankan dengan baik.
“Kami minta masyarakat tetap waspada, jangan menyepelekan hal-hal kecil yang bisa memicu tindak kejahatan,” pesannya.
Senada, Kapolsek Wonosari AKP Triwibawa menyampaikan, dalam sebulan terakhir pihaknya telah menangani sejumlah kasus pencurian di wilayah hukumnya.
Meski demikian, ia menyebut masih ada korban yang memilih tidak melapor secara resmi.
“Sekitar satu bulan sebelum Ramadan ini memang ada peningkatan. Di Wonosari kami sudah menyambangi kurang lebih lima titik kejadian, mulai dari pencurian tabung gas hingga pencurian pohon kayu,” ungkapnya.
Pihaknya pun memperkuat patroli rutin hingga memasuki dan selama bulan Ramadan.
Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.
“Kami tingkatkan patroli sampai Ramadan berlangsung agar situasi tetap kondusif,” tambahnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita