GUNUNGKIDUL - Inspektorat Daerah Gunungkidul resmi memulai audit investigasi terkait dugaan penyalahgunaan dana desa di Kalurahan Ngunut, Playen, sejak Rabu (10/12). Tim auditor telah mengumpulkan data dan dokumen awal, sementara pihak kalurahan menyatakan siap dan terbuka mengikuti seluruh proses pemeriksaan.
Inspektorat Daerah Gunungkidul mulai menurunkan tim investigasi untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan dana desa di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen.
Audit lapangan resmi dimulai dengan agenda awal pengumpulan data dan dokumen terkait alur penggunaan anggaran.
“Saat ini fokus mencari data-data atau dokumen yang berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana desa. Belum ada langkah lain sebelum proses awal ini selesai,” jelas Ketua Bidang Investigasi Inspektorat Daerah Gunungkidul Jatmiko Sutopo saat ditemui di Kalurahan Ngunut pada Kamis, (11/12).
Ia menegaskan, audit dilakukan berdasarkan perintah langsung dari Bupati Gunungkidul. Hasil investigasi nanti sepenuhnya akan diserahkan kepada bupati sebagai pengambil kebijakan.
“Kami bertugas menilai dan menyelidiki situasi di lapangan. Bagaimana hasil akhirnya, nanti kami serahkan kepada pimpinan. Yang jelas kami berkomitmen menjaga transparansi,” ujarnya.
Dari pihak kalurahan, Lurah Ngunut Iswanto Hadi menyatakan, menyambut baik dan terbuka dengan proses audit tersebut. Menurutnya, kalurahan justru mengajukan permohonan audit ke Inspektorat untuk memperjelas persoalan keuangan.
Ia berharap audit dapat mengurai berbagai dugaan dan menghentikan spekulasi yang berkembang di masyarakat.
“Kemarin ada aksi perangkat desa terkait keuangan, sehingga kami ingin mengetahui secara pasti berapa jumlah utang kalurahan dan apa saja yang masih bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu, Inspektur Daerah Gunungkidul Saptoyo menegaskan bahwa audit investigasi ini merupakan bagian dari nota kesepahaman antara kapolri, kemendagri, dan kejaksaan agung.
Koordinasi dengan Polres Gunungkidul juga terus dilakukan untuk memperkuat pengawasan. “Targetnya tujuh hari. Setelah itu hasilnya kami sampaikan kepada bupati Gunungkidul,” tuturnya. (bas/pra)
Editor : Heru Pratomo