Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masih Ingat Kasus Kematian Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan? Polisi Temukan Fakta Baru!

Cintia Yuliani • Kamis, 27 November 2025 | 20:33 WIB
Misteri Kematian Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan.
Misteri Kematian Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan.

 

BANTUL – Hasil audiensi pengacara keluarga diplomat muda Kementerian Luar Megeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) dengan Polda Metro Jaya Rabu (27/11/2025) mengungkap dua fakta baru.

Arya Daru disebut melakukan check in dengan Vara dan ditemukan adanya empat sidik jari di lakban yang dililitkan ke wajahnya.

Namun, pihak Polda Metro Jaya hanya bisa mendeteksi satu sidik jari saja di lakban tersebut, karena tiga lainnya dinyatakan rusak.

Penasihat Hukum (PH) keluarga Arya Daru Nicholay Aprilindo menyampaikan terkait dengan chek in yang dimaksud selama ini adalah penggunaan istilah privasi oleh penyelidik.

Penjelasan tersebut merujuk pada informasi yang diperoleh dari tiga saksi yang telah diperiksa, yakni resepsionis hotel, petugas keamanan hotel, serta pihak aplikasi penyedia layanan perjalanan hotel.

Dari keterangan ketiganya, terungkap seorang perempuan bernama Vara tercatat melakukan check-in di hotel sebanyak 24 kali di Jakarta.

Hal ini membuat banyak pertanyaan yang dilontarkan odari penasehat hukum.

“Ketika PH menanyakan chek in untuk siapa dan untuk apa, penyelidik atau penyidik mengatakan tidak diketahui chek in tersebut untuk apa dan untuk siapa,” jelasnya saat dihubungi Kamis (27/11/2025).

Pihaknya juga mengatakan penyidik tidak menemukan adanya tindakan asusila ataupun bukti yang mengaitkan perempuan bernama Vara dengan ADP di hotel tersebut.

PH kemudian kembali mempertanyakan kepada penyidik kaitan aktivitas check-in hotel dengan kematian ADP.

Lanjutnya, PH juga mempertanyakan apakah ada pihak yang dirugikan, apakah ada laporan polisi dari pihak yang mengaku dirugikan, serta apakah pihak tersebut pernah dimintai keterangan atau dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Penyidik Polda Metro Jaya tidak dapat memberikan jawaban dan mengakui belum pernah memeriksa pihak yang disebut dirugikan, seperti suami Vara, terkait hubungan Vara dengan almarhum.

PH juga menanyakan apakah Vara sudah diperiksa.

Penyelidik menyampaikan yang bersangkutan telah diperiksa dua kali.

Dikatakannya, penyelidik pun belum melakukan pendalaman terkait frekuensi chek-in dan tujuannya.

“PH minta agar pemeriksaan terhadap vara, Dion, penjaga kost Siswanto, Rudi si pemilik kost diperdalam, dan minta penyelidik segera melakukan Gelar Perkara,” tuturnya.

Menurutnya, dalam kasus kematian misterius ADP belum pernah dilakukan gelar perkara.

Sementara konferensi pers Penyelidik Polda Metro Jaya pada 29 Juli 2025 lalu hanya didasarkan pada kesimpulan ahli tanpa melalui mekanisme gelar perkara sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri, Peraturan Kepolisian, serta ketentuan KUHAP.

“Disinilah titik krusialnya,” katanya.

Terkait dengan tiga sidik jari yang tidak terdeksi menurut pihaknya hal ini amat sangat mustahil.

Dari ke empat sidik jari DNA-nya hanya satu yang bisa teridentifikasi, sedangkan tiga sidik jari dikatakan rusak.

"Kami juga menanyakan apakah diperiksa sidik jari di bantal, selimut, sprei tempat tidur, sepeda didalam kamar, Penyelidik mengatakan tidak dapat diperiksa," katanya.

lanjutnya, keluarga Arya Daru menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada PH dan kuasa hukum untuk ditindaklanjuti.

Pihaknya juga telah meminta kepada penyelidik Polda Metro Jaya agar proses pengungkapan kasus tersebut dilanjutkan, dilakukan gelar perkara, dinaikkan ke tahap penyidikan, serta memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dalam tindakan pembunuhan atau penyebab kematian Arya Daru.

“Dan harus terus diproses hukum, dilanjutkan sampai pelaku pembunuhan tertangkap,” harapnya. (cin)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Diplomat Muda Arya Daru #penasihat hukum #Polisi #sidik jari #Arya Daru #polda metro jaya #Arya daru pangayunan #kematian diplomat muda #fakta baru #kasus