Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga Dibully dan Dipukul Kursi Besi, Siswa SMP di Tangsel Meninggal Setelah Dirawat Sepekan

Magang Radar Jogja • Senin, 17 November 2025 | 21:26 WIB
Ilustrasi foto siswa terlibat cekcok di koridor sekolah dalam kasus perundungan.
Ilustrasi foto siswa terlibat cekcok di koridor sekolah dalam kasus perundungan.

RADAR JOGJA - Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendidikan Indonesia.

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan, Muhammad Hisyam (19), meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Ia sebelumnya menjalani perawatan intensif selama sepekan di RS Fatmawati, Jakarta, akibat dugaan tindak perundungan.

Kabar wafatnya Hisyam dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho.

“Pada pukul enam pagi keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang di rumah sakit,” ujar Alvian kepada wartawan, Minggu (16/11/2025).

Usai menerima informasi tersebut, keluarga langsung menuju rumah sakit untuk menjemput jenazah.

Keluarga turut meminta doa dari masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Hisyam, yang tinggal di Kampung Maruga, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, sebelumnya diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelasnya.

Insiden terjadi pada 20 Oktober lalu saat jam istirahat, di mana kepala Hisyam dilaporkan dipukul menggunakan kursi besi oleh pelaku berinisial RI di ruang kelas.

Sejak kejadian itu, kondisi kesehatan Hisyam menurun.

Ia kerap mengeluhkan sakit, mengalami rabun, hingga gangguan syaraf.

Menurut keterangan keluarga, tindakan perundungan yang dialaminya sudah sering terjadi, mulai dari dipukul hingga tendangan dari teman sekelas.

Sebagai bentuk penanganan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan telah melakukan mediasi antara keluarga korban dan pihak terduga pelaku.

Sementara itu, Polres Tangerang Selatan telah memeriksa empat saksi untuk mendalami kasus dugaan perundungan yang berujung kematian ini. (Retno Anggi Kusuma Dewi)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Siswa SMP di Tangsel Meninggal #SMPN 19 Kota Tangerang Selatan #bully