Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berdalih Terlilit Utang, Laki-laki Asal Sleman Curi 335 Tabung Gas di Empat Pangkalan

Delima Purnamasari • Selasa, 23 September 2025 | 21:52 WIB

 

Ungkap kasus Polsek Ngaglik
Ungkap kasus Polsek Ngaglik
SLEMAN - Seorang laki-laki asal Triharjo, Kapanewon Sleman berinisial TP, berusia 39 tahun, berhasil mencuri 335 tabung gas. Berasal dari empat lokasi pangkalan gas.

Di Kapanewon Ngaglik sejumlah 40 tabung, di Kapanewon Sleman 150 tabung, di Kapanewon Turi 85 tabung, dan Kapanewon Seyegan 60.

Panit Reskrim Polsek Ngaglik Ipda YS. Udin Afriyanto menjelaskan, pelaku bukanlah sindikat karena hanya dilakukan sendiri.

Namun, memang ahli lantaran proses pencurian bisa dilangsungkan secara cepat.

"Dalam tiga menit bisa mengangkut 20 hingga 25 tabung untuk dimasukkan ke mobil," terangnya dalam ungkap kasus yang digelar di Polsek Ngaglik, Selasa (23/9).

Udin menyebut, gas-gas yang telah dicuri tersebut kemudian dijual di penadah yang berlokasi di Kapanewon Seyegan. Tiap satu tabung seharga Rp 120 ribu.

Penadah ini disebut tidak mengetahui bahwa gas merupakan hasil curian. Lantaran pelaku mengaku berasal dari pabrik

. Tabung yang telah dibeli dari pelaku juga telah dijual kembali dengan harga Rp 140 ribu.

"Jadi pelaku muter sasarannya kalau ada tulisan pangkalan untuk lihat situasi. Bisa ambil dengan gunting linggis untuk rusak roling door," tambahnya.

Khusus di pangkalan gas Kapanewon Turi, pelaku tidak hanya mengambil tabung gas. Namun, juga mengambil satu buah kompresor, satu buah las listrik, dan rokok.

Pelaku berhasil ditangkap usai polisi mencari saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara di Kapanewon Ngaglik.

Lalu mengarah ke sarana yang digunakan, yakni mobil Toyota Avanza. Usai dilakukan penyisiran CCTV di rute yang diduga dilintasi pelaku, akhirnya didapat nomor polisi mobil yang digunakan.

Usai ditemukan pemiliknya, ternyata mobil tersebut tengah dititipkan di rental mobil.

Selanjutnya, kepolisian meminta GPS kendaraan, membuntuti mobil, dan berhasil melakukan penangkapan pelaku.

Sementara itu, tersangka berinisial TP menyebut, untuk di Ngaglik dia bisa mengambil tanpa alat apapun lantaran roling door tidak terkunci.

Lalu di Seyegan dilakukan pemotongan gembok yang berada di atas dan bawah pintu saat keadaan tengah hujan. Sementara CCTV dia tutupi menggunakan plastik kresek.

Begitu juga dengan tempat kejadian perkara di Sleman dan Turi yang dia lakukan pemotongan gembok. Pencurian di Seyegan, Sleman, dan Turi dilakukan masing-masing dengan dua kali angkutan.

"Cepat karena pelangsiran saya ambil tiga. Kiri satu kanan dua. Nanti tabung ditaruh untuk ditata," katanya.

Dia menyebut, pencurian ini dimulai pada awal Juni lantaran terlilit utang. Uang yang diperoleh digunakan untuk membayar utang, membayar kebutuhan sehari-hari, dan rental kendaraan yang digunakan.

"Utang banyak. Sekarang juga masih punya utang. Saya enggak pernah judol atau pinjol," terangnya. (del)

Editor : Bahana.
#curi tabung gas #Sleman #polsek ngaglik #terlilit utang