Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Geger! Bocah Ditemukan Tewas dalam Karung di Mowila Sulawesi Tenggara, Ada Luka Sobek di Kelamin, Ternyata Pelakunya...

Bahana. • Minggu, 14 September 2025 | 21:36 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Warga Desa Tolu Wonua, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah perempuan berusia lima tahun berinisial NN pada Sabtu (13/9/2025) pagi.

Bocah malang itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan terbungkus karung di sebuah kebun Sagu, sekitar 150 meter dari lokasi terakhir ia terlihat.

Peristiwa ini menimbulkan dugaan kuat bahwa korban menjadi sasaran tindak kejahatan.

Kasatreskrim Polres Konawe Selatan, AKP Laode M. Jefri Hamzah, menjelaskan kronologi awal penemuan jenazah.

Sebelumnya, NN dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Kamis (11/9/2025).

Pencarian intensif pun dilakukan oleh warga bersama aparat setempat hingga akhirnya keberadaan korban berhasil ditemukan.

"Awalnya itu ada aduan keluarga korban Kamis sore. Orang tuanya laporkan bahwa anaknya tidak terlihat," kata Jefri kepada wartawan, Sabtu (13/9/2025) malam dilansir dari DetikSulsel.

Polisi serta keluarga dan tim gabungan lantas berusaha melakukan pencarian. Namun, hingga tengah malam, korban belum ditemukan.

"Kita langsung lakukan proses pencarian, namun korban belum ditemukan," ujarnya.

proses pencarian lanjutan pada Sabtu (13/9) pagi, tim SAR gabungan berhasil menemukan NN.

Sayangnya, bocah malang itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam karung.

Saat ini, polisi tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap pelaku di balik tragedi memilukan ini.

"Sekitar pukul 07.30 Wita, korban kita temukan dalam kondisi tewas dan terbungkus karung. Kita langsung lakukan olah TKP," bebernya.

Jefri menyebutkan bahwa korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani proses autopsi pada pukul 13.00 Wita.

Usai pemeriksaan medis, sekitar pukul 18.41 Wita jenazah resmi diserahkan kepada keluarga.

"Hasil autopsi menyimpulkan korban mati lemas. Kematian korban kurang dari 48 jam. Ada luka sobekan kecil di selaput dara di kelamin korban," ujarnya.

Tak lama setelah jasad NN ditemukan, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial A, yang diketahui merupakan tetangga korban.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah tim K9 diterjunkan untuk membantu proses penyelidikan di lapangan.

Kehadiran anjing pelacak itu berhasil mengarahkan polisi pada keberadaan terduga pelaku yang kini sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tak lama setelah jasad NN ditemukan, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial A, yang diketahui merupakan tetangga korban.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah tim K9 diterjunkan untuk membantu proses penyelidikan di lapangan.

“Alhamdulillah dari hasil pelacakan (anjing K9) tersebut mengarah ke satu titik setelah kita berikan salah satu pakaian korban. (Anjing K9) itu arahnya ke salah satu rumah warga berinisial A sehingga warga itu kita amankan ke polres,” ujar Febry, Sabtu.

“Motif awal yang kita lakukan adalah pelecehan seksual,” katanya

Polisi akan segera memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif pelaku melakukan pembunuhan. Hal ini untuk mendalami dugaan pelecehan seksual di balik kematian bocah dalam karung tersebut.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#bocah korban eksploitasi