Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kronologi Mutilasi: Penemuan 66 Potongan Tubuh Manusia di Pacet Mojokerto Jawa Timur

Meitika Candra Lantiva • Senin, 8 September 2025 | 22:56 WIB
Proses evakuasi korban mutilasi di Mojokerto.
Proses evakuasi korban mutilasi di Mojokerto.

RADAR JOGJA – Penemuan potongan tubuh manusia di Pacet Mojokerto pada Sabtu (6/9/2025) sore membuat geger warga setempat.

Kasus ini awalnya terungkap saat pencari rumput bernama Suliswanto (30) menemukan potongan telapak kaki kiri korban, yang berada di sisi kiri jalur Pacet-Cangar sekitar satu kilometer di atas tikungan Gotekan Mojokerto.

Temuan potongan tubuh manusia tersebut lalu dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.

Setelah itu pihak kepolisian menyelidiki dengan bantuan relawan dan anjing pelacak.


Iptu Suyanto Kasi Humas Polres Mojokerto menerangkan, potongan jasad korban mutilasi itu tersebar di semak-semak sekiar luasan area 200 meter.


“Kondisi TKP terjal, Sehingga kami terjunkan K9 anjing pelacakan umum jenis labrador dari Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim,” ungkapnya melalui keterangan Minggu (7/9/2025).


Akhirnya polisi dan bantuan relawan serta K9 anjing pelacak berhasil menemukan 65 potongan jasad mutilasi korban.

Yang terdiri dari 63 potongan berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serta rambut, dengan ukuran rata-rata 17×17 sentimeter.

Sedangkan dua potongan lainnya berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Dengan ukuran telapak kaki kiri yakni, 21×9 sentimeter dan pergelangan tangan kanan ukuran 16×10 sentimeter.

“Lewat pemindaian itu juga, diketahui bahwa ibu jari dan jari tengah korban sudah rusak karena sayatan. Namun pada akhirnya identitas korban tetap bisa ditemukan sehingga dilakukan pengecekan ke keluarga korban,” ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Jogja: Pemeliharaan Jaringan Terjadwal 8–10 September 2025

Menurut data pemindaian, korban berinisial TAS (25) merupakan seorang perempuan asal Desa Made, Kabupaten Lamongan.

Korban juga merupakan lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Jurusan Manajemen.

“Informasi dari keluarga, korban jarang komunikasi dengan keluarga. Tapi memang benar bahwa korban tinggal satu kos bersama kekasihnya di Surabaya,” jelasnya. (Ahmad Hatim Wafa)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#mutilasi #potongan tubuh manusia #kronologi #penemuan #jawa timur #mojokerto #polres mojokerto