Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Mengerikan, Tiara Angelina Warga Lamongan Jawa Timur Ini Jadi Korban Mutilasi oleh Kekasih Sendiri

Bahana. • Senin, 8 September 2025 | 17:59 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Warga Lamongan digemparkan oleh penemuan jasad perempuan bernama Tiara Angelina Saraswati (25) yang ditemukan sudah dalam kondisi dimutilasi di jurang kawasan Pacet, Mojokerto.

Jasad korban ditemukan berserakan di sejumlah lokasi dan turut menyebabkan kehebohan di lingkungan sekitarnya.

Identitas korban akhirnya terungkap setelah tim forensik melakukan pemindaian sidik jari dari potongan tubuh yang ditemukan.

Hasilnya menunjukkan bahwa korban adalah Tiara Angelina Saraswati, warga Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota.

Kronologi mengerikan bermula ketika warga menemukan potongan tubuh termasuk kaki sepanjang sekitar 21 cm saat mengambil rumput.

Tim kepolisian segera melakukan olah TKP dan mengumpulkan total 65 potongan tubuh, termasuk jaringan otot, kulit kepala, rambut, telapak kaki kiri, dan pergelangan tangan kanan.

Hasil penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada sosok Alvi Maulana (24), kekasih korban yang telah menjalin hubungan asmara selama sekitar lima tahun sejak keduanya kuliah di Universitas Trunojoyo Madura.

Kasat Reskrim Polres Mojekorto, AKP Fauzy Pratama menyebut motif Alvi menghabisi nyawa Tiara kemudian memotongnya menjadi 65 bagian karena sakit hati.

"Motifnya sakit hati," ungkap AKP Fauzy, Minggu (7/9/2025).

Hingga kini, motif sakit hati yang disebut-sebut menjadi alasan Alvi menghabisi nyawa Tiara masih belum dijelaskan secara detail oleh polisi.

Dari penyidikan terungkap bahwa pembunuhan terjadi pada Senin dini hari, 2 September 2025, sekitar pukul 02.00 WIB.

Alvi menusuk leher Tiara dari belakang dengan pisau hingga korban tewas seketika, lalu jasadnya diseret ke kamar mandi dan dimutilasi menggunakan pisau dapur, pisau daging, gunting, dan palu semua alat disiapkan oleh pelaku sebelumnya.

Setelah dimutilasi, potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam tas bewarna merah. Sebagian lagi dimasukkan ke dalam WC kamar kos, Sebagian potongan tubuh ditaruh di dalam tas plastic hitam dan disimpan di atas dinding kamar mandi.

Polisi juga mencatat bahwa Tiara lahir di Pacitan pada 12 Agustus 2000, tetapi besar dan tinggal di Lamongan. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara.

Setelah lulus dari Universitas Trunojoyo Madura (jurusan Manajemen) dan sempat bekerja sebagai Quality Control di PT Bumi Menara Internusa dan di PT Mitra Adiperkasa, Tiara kemudian bekerja di Surabaya.

ementara itu, pelaku, Alvi Maulana, merupakan lulusan jurusan Informatika di universitas yang sama dengan korban.

Ia berasal dari Labuhan Batu, Sumatera Utara, dan diketahui merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Setelah tragedi itu terungkap, akun Facebook sang ibu menjadi sasaran hujatan warganet.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mengatakan bahwa motif pembunuhan dan mutilasi belum bisa dibuka ke publik.

Namun demikian, kasus ini tetap menjadi salah satu tragedi paling mengerikan di wilayah Jawa Timur, memicu duka mendalam bukan hanya di keluarga korban, tetapi juga masyarakat luas yang terkejut oleh kekejaman tindakan pelaku.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#korban mutilasi #lamongan #jawa timur #Tiara Angelina Saraswati