Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Memaafkan Bukan Berarti Melupakan, Ormas Islam Minta Pembuat Video AI Umrah ke Candi Borobudur Tetap Diproses Hukum

Naila Nihayah • Sabtu, 14 Juni 2025 | 00:53 WIB

 

Cholil Nafis buka suara atas viral konten promosi Candi Borobudur dan wisata religi Buddha yang singgung umrah agama lain.
Cholil Nafis buka suara atas viral konten promosi Candi Borobudur dan wisata religi Buddha yang singgung umrah agama lain.

 

MUNGKID – Penyelidikan terhadap YH, pembuat konten ajakan umrah ke Candi Borobudur dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), telah rampung. Pada Kamis (12/6), YH telah diperiksa secara intensif di Mapolresta Magelang dan dipulangkan sekitar pukul 20.30.

Saat diperiksa, pria asal Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo itu berstatus sebagai saksi. YH pun telah menyampaikan permintaan maaf atas konten yang diunggah di akun TikTok pribadinya. Kendati begitu, organisasi masyarakat (ormas) Islam Magelang Raya menekankan supaya proses hukum terus berjalan.

Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah membenarkan, YH telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. "Sudah selesai pemeriksaan kemarin (Kamis, Red). Tapi, wajib lapor Senin dan Kamis," sebutnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/6).

Kini, meskipun YH sudah dipulangkan, tekanan publik agar proses hukum terus berjalan kian menguat.

Para pelapor menyerahkan keputusan akhir kepada penegak hukum. Akan tetapi menolak adanya pendekatan damai yang menihilkan pertanggungjawaban hukum. Sebab perkara itu bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen.

"Tapi, prosesnya jangan dihentikan. Ini harus jadi pelajaran, agar tak ada lagi yang seenaknya mencampuradukkan agama dan teknologi demi konten," pungkas Senno. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Candi Borobudur #sukoharjo #video AI #Magelang #ormas #FPI #Umrah ke Borobudur #maaf #melupakan #Kartasura #FHI #islam #memaafkan