MUNGKID – Penyelidikan terhadap YH, pembuat konten ajakan umrah ke Candi Borobudur dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), telah rampung. Pada Kamis (12/6), YH telah diperiksa secara intensif di Mapolresta Magelang dan dipulangkan sekitar pukul 20.30.
Saat diperiksa, pria asal Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo itu berstatus sebagai saksi. YH pun telah menyampaikan permintaan maaf atas konten yang diunggah di akun TikTok pribadinya. Kendati begitu, organisasi masyarakat (ormas) Islam Magelang Raya menekankan supaya proses hukum terus berjalan.
Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah membenarkan, YH telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. "Sudah selesai pemeriksaan kemarin (Kamis, Red). Tapi, wajib lapor Senin dan Kamis," sebutnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/6).
Kini, meskipun YH sudah dipulangkan, tekanan publik agar proses hukum terus berjalan kian menguat.
Para pelapor menyerahkan keputusan akhir kepada penegak hukum. Akan tetapi menolak adanya pendekatan damai yang menihilkan pertanggungjawaban hukum. Sebab perkara itu bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen.
"Tapi, prosesnya jangan dihentikan. Ini harus jadi pelajaran, agar tak ada lagi yang seenaknya mencampuradukkan agama dan teknologi demi konten," pungkas Senno. (aya)